Berita

Rachel Maryam/Net

Politik

Rachel Maryam: Ahok Tega Banget

RABU, 01 FEBRUARI 2017 | 13:42 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Gelombang penolakan terhadap sikap terdakwa kasus agama Basuki Tajahja Purnama (Ahok) dan penasehat hukumnya yang mengancam Ketua Majelis Ulama (MUI) KH. Ma'ruf Amin terus mengalir.

Kali ini datang dari Anggota DPR RI Fraksi Partai Gerindra, Rachel Maryam.

"Gila Ahok menghardik ulama besar NU kayak gitu. Udah sepuh pula.. Gak punya sopan santun atau gak punya hati?" kata dia lewat akun twitternya, @cumarachel, Rabu (2/1).


"Orang baik kayak gini masa disentak dan dihardik? Tega banget," lanjut Rachel Maryam.

Dalam twittannya, anak buah Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto ini juga menyindir Ahok yang pernah menyambangi ulama, tapi tidak bisa berbuat sopan.

"Percuma sowan ke ulama dan pesantren2 pas deket pilkada kalau ternyata hatinya gak bisa lembut sama ulama," ujarnya dengan mengakhiri hastag #AhokFitnahUlama.

"Sopan sama ulama itu jangan hanya pas butuh dukungan suara buat pilkada aja. Bagian besebrangan kasarnya minta ampun. Astaghfirullah," tambah Rachel Maryam

Ia juga mentwitt, "Kalau ada butuhnya aja tangan ulama diciumin, bagian gak sepaham dijudesin".

Selasa (31/1), Ketua Umum MUI KH. Ma’ruf Amin menghadiri persidangan kasus penodaan agama untuk memberikan kesaksian. Terdakwa Ahok dan tim kuasa hukumnya mengancam akan memperkarakan Kiai Ma'ruf karena dinilai telah memberikan keterangan palsu dalam persidangan. [rus]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

2.241 ASN Resmi jadi Komcad Usai Latsarmil Gelombang Kedua Ditutup

Rabu, 30 September 2026 | 00:13

Sabar Tobing: AI Ubah Dunia Perpajakan, Talenta Digital Makin Dibutuhkan

Selasa, 29 September 2026 | 23:50

DPR Minta Pemerintah dan ASDP Tangani Kemacetan Horor Ketapang

Selasa, 29 September 2026 | 23:46

KPK Tegaskan Penyitaan Aset Silmy Karim Sah Usai Praperadilan Ditolak

Selasa, 29 September 2026 | 23:19

KPK Harus Transparan soal Kasus CSR BI-OJK yang Libatkan Dua Anggota DPR

Selasa, 29 September 2026 | 22:39

Kuasa Hukum Faizal Assegaf Apresiasi Polda Metro Periksa Jubir KPK

Selasa, 29 September 2026 | 22:32

Kantor PT Bela Parahiyangan Digeledah Buntut Dugaan Suap HGB ATR/BPN

Selasa, 29 September 2026 | 22:17

Apartemen Vinna Ledy yang Disita KPK Diduga Pemberian Pengusaha

Selasa, 29 September 2026 | 22:09

Membangun Ekosistem Keselamatan dan Perlindungan Korban

Selasa, 29 September 2026 | 22:08

Jokowi Masuk PSI Bisa Mengubah Konfigurasi Politik 2029

Selasa, 29 September 2026 | 22:04

Selengkapnya