Berita

Abdullah Gymnastiar/Net

Politik

Aa Gym Tidak Rela Ketua MUI Direndahkan

RABU, 01 FEBRUARI 2017 | 11:50 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Pendiri Pondok Pesantren Daarut Tauhiid Bandung, KH. Abdullah Gymnastiar ikut menyayangkan ancaman terdakwa kasus penodaan agama Basuki Tjahja Purnama (Ahok) dan penasehat hukumnya terhadap Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH. Ma'ruf Amin.

Ahok dan pengacaranya mengancam akan memperkarakan Kiai Ma'ruf karena dinilai telah memberikan keterangan palsu dalam persidangan.

"Sungguh buruk perangai yang tak menghormati orang yang lebih tua, apalagi ulama yang yang ditua kan oleh majlis ulama, di negri ini," kata pendakwah yang akrab disapa Aa Gym ini lewat akun Twitter @aagym, Rabu (1/12).


Aa Gym mengaku tidak rela dengan sikap Ahok dan pengacaranya itu.

"Demi Alloh, tak rela KH Ma'ruf Amin, guru /orang tua /ulama kami, pimpinan MUI yg Amat kami hormati cintai, direndahkan dan Diancam siapapun," twittnya.

Sebelumnya, pakar hukum tata negara Mahfud MD mengatakan, kalau Ahok dan pengacaranya tidak percaya dengan kesaksian Kiai Ma'ruf, ada mekanismenya, bukan mengancam atau menghardik.

"Kalau tak percaya kesaksian KH Makruf Amin, kan ada tatacaranya. Nyatakan itu di kesimpulan atau di Pleidoi," kata Mahfud. [rus]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

2.241 ASN Resmi jadi Komcad Usai Latsarmil Gelombang Kedua Ditutup

Rabu, 30 September 2026 | 00:13

Sabar Tobing: AI Ubah Dunia Perpajakan, Talenta Digital Makin Dibutuhkan

Selasa, 29 September 2026 | 23:50

DPR Minta Pemerintah dan ASDP Tangani Kemacetan Horor Ketapang

Selasa, 29 September 2026 | 23:46

KPK Tegaskan Penyitaan Aset Silmy Karim Sah Usai Praperadilan Ditolak

Selasa, 29 September 2026 | 23:19

KPK Harus Transparan soal Kasus CSR BI-OJK yang Libatkan Dua Anggota DPR

Selasa, 29 September 2026 | 22:39

Kuasa Hukum Faizal Assegaf Apresiasi Polda Metro Periksa Jubir KPK

Selasa, 29 September 2026 | 22:32

Kantor PT Bela Parahiyangan Digeledah Buntut Dugaan Suap HGB ATR/BPN

Selasa, 29 September 2026 | 22:17

Apartemen Vinna Ledy yang Disita KPK Diduga Pemberian Pengusaha

Selasa, 29 September 2026 | 22:09

Membangun Ekosistem Keselamatan dan Perlindungan Korban

Selasa, 29 September 2026 | 22:08

Jokowi Masuk PSI Bisa Mengubah Konfigurasi Politik 2029

Selasa, 29 September 2026 | 22:04

Selengkapnya