Berita

Hasto Kristiyanto/Net

Nusantara

PDIP Dukung Paslon Viktori Sebagai Bentuk Kebhinnekaan Lembata

RABU, 01 FEBRUARI 2017 | 06:26 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

Kepala daerah selayaknya lebih banyak bertugas di daerahnya dan saat yang bersamaan menyampaikan program yang mendapatkan dukungan dari pemerintah pusat.
 
Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto saat menjadi juru kampanye bagi pasangan Viktor Mado Watun dan Mohamad Nasir pasangan calon bupati dan wakil bupati yang diusung PDIP bersama PKB pada Pilkada Kabupaten Lembata di tepi Pelabuhan Lewoleba, Lembata, Nusa Tenggara Timur (NTT), Selasa (31/1).

"Pilihlah bupati yang tinggal di Lembata dan memberi perhatian kepada masyarakat Lembata," ujarnya.
 

 
Pasangan Viktor dan Nasir yang akrab disingkat dengan Viktori mendapat nomor urut dua saat pilkada Lembata digelar 15 Februari mendatang.
 
Turut hadir sebagai juru kampanye Herman Hery, anggota Fraksi PDI Perjuangan DPR-RI yang berasal dari daerah pemilihan NTT, Frans Lebu Raya, Gubernur NTT yang hadir dalam kapasitas Ketua DPD PDIP NTT serta perwakilan PKB.
 
Saat tiba di area kampanye terbuka yang dihadiri hampir 10.000 massa simpatisan paslon Viktori, Hasto dan rombongan disematkan pakaian adat Lembata. Bahkan, Hasto didaulat menjadi warga kehormatan Lembata.
 
Saya bangga menjadi bagian Lembata dan memakai pakaian yang ditenun ini dengan rapi ini,” kata Hasto diawal orasinya.
 
Hasto mengatakan dukungan PDIP tunggal kepada pasangan Viktori.
 
"Saya datang ke Lembata membawa salam dari Mama Megawati. Memberi dukungan kepada pasangan Viktor dan Nasir sebagai bentuk kebhinekaan Indonesia. Kehadiran di NTT ini, khususnya di Lembata karena tidak ada persoalan kebhinekaan,” ucap Hasto.
 
Hasto mengatakan pasangan Viktor-Nasir menjadi calon yang menyatukan pemerintahan pusat, provinsi dan kabupaten demi kemajuan Lembata.
 
Sebagai ilustrasi, Hasto memberikan gambaran bagaimana Presiden Jokowi telah lima kali hadir ke NTT dalam dua tahun pemerintahannya.
 
Ini sebagai cermin dan kepedulian pembangunan di wilayah timur Indonesia harus dipercepat. Bahkan wilayah perbatasan dengan Timor Leste saat ini sudah bagus.
 
Hasto juga  sempat menyampaikan orasinya dalam dua pantun. Dia terinspirasi seorang ‘raja pantun’ yang sebelumnya tampil dan menghibur massa dengan jokes dan sindiran-sindirannya.
 
Selepas berpantun, Hasto secara serius menyampaikan nasihat kepada paslon Viktori agar bila terpilih nanti akan berupaya mengatasi ketidakadilan agar masyarakat misikin dapat harapan baru.
 
Sementara kepada ribuan simpatisan yang hadir di lokasi, Hasto mengingatkan agar tidak mau dibeli suaranya. [ian]

Populer

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

KPK NU Demo di Gedung Merah Putih KPK, Desak Penangkapan Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:23

UPDATE

Wall Street Hijau Usai Data Tenaga Kerja Redupkan Sinyal Kenaikan Bunga The Fed

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 08:21

Biaya Perawatan Naik 106 Persen, Deteksi Dini Penting untuk Tekan Risiko

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 08:05

Harga Solar Naik Tinggi, G7 Lepas 100 Juta Barel Cadangan

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:51

Bank Syariah Jumbo Bakal Bertambah, OJK Pasang Target Lima Pemain

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:21

Bursa Eropa Bangkit, DAX Naik 1,17 Persen

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:06

Digitalisasi Parkir On Street Efektif Cegah Pungli

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:53

Suyudi-Wahyu Memimpin Polri: Tujuh Agenda Besar, Saatnya Pembuktian

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:22

Awas, Aktivitas Merapi Melonjak

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:04

Pengamen Dilarang Aktivitas di Mikrotrans dan Halte Transjakarta

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 05:53

Ahli Hukum Diusir MK, Apakah Gibran Sudah Bisa Didiskualifikasi?

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 05:34

Selengkapnya