Berita

Bunglon/Net

Politik

Anies Versus Bunglon Politik

SENIN, 30 JANUARI 2017 | 13:06 WIB | OLEH: ZENG WEI JIAN

BICARA soal pemimpin, saya lebih percaya advis dari Bill Gates, Patrick Dixon atau Archie Brown daripada omongan seorang Ahoker bernama Emmy Hafilz.

Bagi Emmy, pemimpin hebat itu adalah Ahok. Sedangkan Anies Baswedan dia sebut sebagai "bunglon politik". Alasannya, sama seperti Denny JA, karena Anies sanggup diterima berbagai kelompok, termasuk FPI.

Program "New Deal" dan "War on Poverty" menempatkan Franklin Roosevelt dan Lyndon Baines Johnson sebagai pemimpin yang baik bagi Bill Gates. Presiden Johnson juga terkenal dengan dedikasinya terhadap HAM dan civil rights. Bagi Gates, kedua presiden ini "had a major and lasting impact on American society."


Sebaliknya bagi Emmy, Ahok masuk kategori sebagai pemimpin hebat karena sanggup menggusur lebih banyak dari Sutiyoso, berani membubarkan Bamus Betawi dan FPI, diduga menista Surat Al Maidah 51, mencaci-maki siapa saja dengan kata "taik", langganan WDP, dan terseret enam skandal korupsi.

Sedangkan Archie Brown menganalisa sukses Roosevelt dan Johnson terletak pada kemampuan persuasi. Kedua presiden itu memiliki "power to persuade-to convince their colleagues in government, and the American people, to understand and support their point of view." Sesuatu yang sama sekali tidak dikenal, apalagi dimiliki, seorang proto diktator Ahok.

Bagaimana dia sanggup merangkul FPI dan Bamus Betawi bila semua kata-kata yang keluar dari mulutnya cenderung menantang dan menyakiti perasaan orang banyak.

Anies Baswedan, di sisi lain, membuktikan sanggup berdialog dengan semua kelompok. Ini langkah pertama yang harus dimiliki seseorang dalam kapasitas sebagai mediator conflict resolution. Ahok sulit berperan sebagai "agent of peace" atau conflict resolver, manakala berbicara dengan FPI dan Bamus Betawi saja tidak sanggup.

Anies dekat dengan para ulama, kalangan gereja, akademisi, rakyat korban gusuran, middle upper class koleganya Emmy Hafilz.

Konsep Kepemimpinan "STRONG" yang diformulasi Patrick Dixon ada dalam diri Anies Baswedan.

STRONG akronim dari Self aware, Target driven, Relationship hungry, Organisation influenced, Neighbourhood linked, Globally concerned.

Bila dianalisa bahasa tubuh Anies, kita bisa confirm bahwa Anies punya "Self aware" dan pengendalian diri yang tinggi. Dia tidak pernah kehilangan kontrol dan cepat marah seperti Ahok.

Anies memiliki dahaga berinteraksi (relationship hungry) dengan banyak kalangan. Dia menyempatkan datang ke rumah duka Beni G Setiono (seorang ahoker akut). Selain foto bareng Habib Rizieq, Anies juga kedapatan dijepret kamera bersama encim-encim Toa Se Bio dan warga Glodok.

Sebagai muslim taat, Anies jelas menyatakan dia patuh terhadap Surat Al Maidah 51 sekaligus tunduk pada aturan main elektoral.

Polemik penistaan Surat Al Maidah 51 sudah menjadi polemik nasional. Anies secara lunak berpihak pada umat Islam yang dilukai perasaannya oleh Ahok. Keberpihakan ini menempatkan Anies sebagai sosok yang memiliki "global concerned".

Siapa pun, termasuk Anies, tidak semerta-merta jadi "bunglon politik" manakala prihatin atas segala rentetan salvo verbal abuse yang seringkali dilontarkan Ahok. [***]

Penulis adalah aktivis Komunitas Tionghoa Anti Korupsi (KOMTAK)

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Perdana sebagai Anggota Penuh, Prabowo Hadiri KTT BRICS di India

Sabtu, 12 September 2026 | 12:20

Serda Ahmad Muzammil Tewas, POMAU Periksa 4 Personel

Sabtu, 12 September 2026 | 12:06

Menteri Imipas Penuhi Janji, 82 WNI Dipulangkan dari Malaysia

Sabtu, 12 September 2026 | 11:52

Kemendikdasmen Prioritaskan Revitalisasi Ribuan Sekolah, Ini Kategorinya

Sabtu, 12 September 2026 | 11:37

Pertamina Patra Niaga Tingkatkan Pasokan BBM ke SPBU Sulsel

Sabtu, 12 September 2026 | 11:28

Soal Life Jacket yang Ditemukan, Pemilik Kapal Buka Suara

Sabtu, 12 September 2026 | 11:10

Hari Pelanggan, Manfaat Perlindungan Kesehatan Tembus Rp1,1 Triliun

Sabtu, 12 September 2026 | 11:01

LRT Jabodebek Beroperasi Normal Usai Gempa M5,9 Guncang Jakarta

Sabtu, 12 September 2026 | 10:50

Emas Antam Naik di Akhir Pekan, Satu Gram Jadi Segini

Sabtu, 12 September 2026 | 10:45

DPR Desak Usut Tuntas Penembakan Tiga Pegawai Pertanian Jayawijaya

Sabtu, 12 September 2026 | 10:28

Selengkapnya