Berita

Puan Maharani/Net

Politik

Menko PMK Ajak Semua Pihak Lestarikan Batik Indonesia

KAMIS, 26 JANUARI 2017 | 06:28 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

Menteri Koordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Puan Maharani mengajak semua pihak baik dari jajaran pemerintah,  pelaku usaha, seniman, masyarakat dan perguruan tinggi untuk melaksanakan komitmennya dalam melestarikan dan mengembangkan warisan budaya Batik Indonesia.
 
Dewasa ini penggunaan batik makin beragam, tidak hanya untuk keperluan sandang dalam arti luas, tetapi juga untuk kebutuhan rumah tangga, interior hotel dan gedung-gedung dan sebagainya. Marilah kita dengan bangga membeli dan memakai produk hasil industri kreatif bangsa kita. Dengan demikian, kita turut melestarikan budaya, memperkuat jati diri bangsa, turut menyejahterakan bangsa dan negara Indonesia,” ujar Menko PMK saat meresmikan acara Cipta dan Alun Budaya dengan tema Perempuan dan Canting” yang digelar Ikatan Alumni Universitas Indonesia (Iluni UI) di Jakarta, Rabu, (25/1).
 
Menko PMK mengingatkan Batik Indonesia merupakan salah satu ikon budaya hasil kearifan bangsa Indonesia, dan telah terinskripsi pada Daftar Representatif sebagai Budaya Takbenda Warisan Manusia pada 4th Session of the Intergovernmental Committee on Safeguarding Intangible Cultural Heritage UNESCO di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab pada tanggal 30 September 2009. 
 

 
Dengan goresan canting di selembar kain, sesungguhnya bercerita tentang bagaimana kearifan budaya bangsa kita yang dinarasikan dan diajarkan bukan saja antar generasi melainkan juga inter generasi. Melalui pemahaman makna simbolik yang dikandungnya, batik dapat menjadi media dalam menanamkan nilai-nilai pembangunan manusia Indonesia yang berintegritas, beretos kerja dan bersemangat gotong-royong. Kecintaan dan kebanggaan terhadap batik Indonesia yang telah menyebar di seluruh wilayah Indonesia tentu menjadi salah satu media pemersatu bangsa Indonesia yang Bhinneka Tunggal Ika”. 
 
Menko PMK menyebutkan Penyelenggaraan acara Cipta dan Alun Budaya dengan tema Perempuan dan Canting” ini mencerminkan komitmen dan konsistensi kita bersama dalam mengangkat dan mengembangkan produk warisan budaya batik masa kini dan yang akan datang.
 
Melalui kegiatan seperti ini, warisan budaya batik bukan sekedar didudukkan sebagai warisan budaya yang digelar secara seremonial, tetapi untuk digali dan dikembangkan menjadi kekuatan jati diri bangsa yang mampu menjadi inspirasi bagi kemandirian ekonomi, memperkuat daya saing dan meningkatkan peradaban bangsa,” kata Puan.
 
Menko PMK menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada pihak penyelenggara khususnya ketua umum Ikatan Alumni Universitas Indonesia (Iluni UI) serta semua pihak yang berpartisipasi dalam mensukseskan acara ini sehingga terlaksana dengan baik. 
 
Menko PMK mengatakan dirinya bangga sebagai bagian dari Iluni UI dan meminta Iluni UI untuk turut memberikan sumbangsihnya sebab Pemerintah tidak bisa bekerja sendirian. Melalui agenda ini, menurut Menko PMK, Iluni UI telah ikut membantu melestarikan batik. [ian]

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Warga Gembira TransJakarta Layani Rute Kepulauan Seribu

Selasa, 11 Agustus 2026 | 06:10

UPDATE

Kejagung Periksa PNS Pemprov Banten terkait Korupsi MBG

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 06:17

Ahli dari Polri Untungkan Febri Adriansyah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 06:03

Kinerja BUMD DKI Dituntut Lebih Terukur

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 05:53

Bayar Rp650 Juta tapi Gagal Lolos Kedokteran Unsoed

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 05:41

KPK Bongkar Mahar Rp1,12 Miliar di Jalur Mandiri Unsoed

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 05:29

Kiai Marsudi Dinilai Mampu Membangun Kemajuan NU Tanpa Kehilangan Jati Diri

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 05:17

Rektor Unsoed Diduga Terima Gratifikasi Rp680 Juta Lewat Mulyono

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 04:46

Ahli Praperadilan Febrie Sebut TPPU Perlu Tindak Pidana Asal

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 04:29

Sjafrie Terima Menhan China: Perkuat Kerja Sama Militer

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 04:16

Mantan Dirdik Jampidsus Jasman Panjaitan Beberkan Kesaksian terkait Febrie

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 04:05

Selengkapnya