Berita

Tito Karnavian/Net

Pertahanan

Kapolri: Mobilisasi Satpam Bisa Pertahankan NKRI

SABTU, 14 JANUARI 2017 | 10:25 WIB | LAPORAN:

. Kapolri Jenderal Tito Karnavian membakar semangat ribuan Satuan Pengamanan (Satpam) di hari jadi ke-36 kelompok petugas keamanan swakarsa itu di silang Monas, Jakarta Pusat, Sabtu pagi (14/1).

Sedikitnya ada 2 ribu lebih anggota Satpam di seluruh Indonesia yang hadir di Monas.

"Jumlah sebanyak ini (2 ribu personel), jika dikelola dan disatukan, dikumpulkan, dimobilisasi, akan berpotensi positif terhadap Indonesia. Khususnya dalam rangka mempertahankan NKRI. Ini suatu yang luar biasa," ujar Kapolri.


Sedianya, apel perayaan hari Satpam diperingati tanggal 30 Desember setiap tahunnya. Bahkan, pihak Polda Metro Jaya (PMJ) juga telah mengadakan aksi gerak jalan ratusan Satpam, 30 Desember 2016 lalu.

Namun, atas pertimbangan keamanan, apel perayaan hari jadinya baru bisa dilaksanakan pada Sabtu ini.

"Seharusnya tanggal 30 Desember dirayakan. Kita (Polri) mempertimbangkan Kamtibmas, peringatan HUT Satuan Pengamanan tingkat pusat baru bisa dilaksanakan hari ini," terang mantan Kapolda Metro Jaya tersebut.

Menurut Tito, institusinya tidak mungkin bekerja sendiri dalam mengemban fungsi kepolisian. Dengan dibentuknya Satpam sejak 30 Desember 1980, cukup membantu Polri dalam menjaga Kamtibmas.

"Selamat ulang tahun saya ucapkan kepada Satpam seluruh Indonesia. Kalian pekerja profesional, kalian orang penting di negara ini. Negara akan aman dengan Satpam. Pabrik, mall, perkantoran, perkebunan aman karena satpam," pesan mantan Kadensus 88 Antiteror itu.

Ikut hadir dalam apel perayaan tersebut, Wakapolri Komisaris Jenderal Syafrudin, Kapolda Metro Jaya, Inspektur Jenderal M. Iriawan, Pangdam Jaya, Teddy Lhaksmana dan pejabat terkait lainnya. [rus]

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Tanpa Laboratorium Kuat, RI Hanya Jadi Pasar Teknologi Asing

Sabtu, 18 April 2026 | 00:13

Megawati-Dubes Jerman Bahas Geopolitik dan Antisipasi Krisis Global

Sabtu, 18 April 2026 | 00:01

Mahasiswa ITB Goyang Erika

Jumat, 17 April 2026 | 23:39

Kereta Api Bakal Hadir di Tanah Papua

Jumat, 17 April 2026 | 23:21

Industri Kosmetik dan Logistik Wajib Halal Oktober 2026

Jumat, 17 April 2026 | 23:01

Revisi UU Pemilu Rawan jadi Bancakan Parpol

Jumat, 17 April 2026 | 22:36

Pesan Prabowo di Dharma Santi 2026: Jaga Harmoni, Perkuat Persaudaraan

Jumat, 17 April 2026 | 22:14

Menkop: Prabowo Tegaskan Negara Hadir Atur Ekonomi Lewat Kopdes

Jumat, 17 April 2026 | 21:45

Dewas Didesak Gelar Perkara Laporan terhadap Jubir KPK

Jumat, 17 April 2026 | 21:35

YLBHI Diminta Kembali ke Khitah Bela Masyarakat Marginal

Jumat, 17 April 2026 | 21:20

Selengkapnya