Berita

Pertahanan

Koarmabar Amankan Kapal Ikan Vietnam

RABU, 11 JANUARI 2017 | 09:36 WIB | LAPORAN:

Komando Armada RI Kawasan Barat (Koarmabar) menangkap dan mengamankan Kapal Ikan Asing (KIA) berbendera Vietnam saat melakukan illegal fishing di Perairan Laut Natuna, Kepulauan Riau (Kepri), baru-baru ini.

KIA Vietnam tersebut diamankan salah satu unsur dibawah kendali operasi (BKO) Komandan Gugus Tempur Laut Koarmabar (Danguspurlaarmabar) Laksamana Pertama TNI Arsyad Abdullah yaitu KRI Oswald Siahaan (OWA-354). Kapal tersebut ditangkap pada posisi 06° 48’ 42’’ LU - 110° 00’ 12’’ BT di perairan Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) sebelah utara Pulau Laut, Natuna.

Menurut Kadispen Koarmabar, Mayor Laut Budi Amin dalam rilis, sebelum mengamankan KIA Vietnam tersebut, KRI Oswald Siahaan (OWA-354) terlebih dahulu telah melaksanakan pemeriksaan serta penggeledahan.


Dari hasil pemeriksaan, diketahui kapal tersebut bernama KH 98561 TS yang dinakhodai Dung Van To, sedang mengangkut 8 ton ikan campuran dengan anak buah kapal (ABK) berjumlah 12 orang.

Saat dilaksanakan pemeriksaan lebih lanjut, nakhoda kapal ikan Vietnam tersebut tidak dapat menunjukkan dokumen kapal. Kapal ikan tersebut diduga telah melakukan pelanggaran dengan memasuki wilayah yuridiksi perairan Indonesia dengan tujuan melakukan penangkapan ikan secara ilegal (iIlegal fishing).

Berdasarkan pelanggaran tersebut, kapal beserta nakhoda dan ABK-nya selanjutnya di kawal menuju Pangkalan Angkatan Laut (Lanal) Ranai guna proses hukum lebih lanjut.[wid]

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Tanpa Laboratorium Kuat, RI Hanya Jadi Pasar Teknologi Asing

Sabtu, 18 April 2026 | 00:13

Megawati-Dubes Jerman Bahas Geopolitik dan Antisipasi Krisis Global

Sabtu, 18 April 2026 | 00:01

Mahasiswa ITB Goyang Erika

Jumat, 17 April 2026 | 23:39

Kereta Api Bakal Hadir di Tanah Papua

Jumat, 17 April 2026 | 23:21

Industri Kosmetik dan Logistik Wajib Halal Oktober 2026

Jumat, 17 April 2026 | 23:01

Revisi UU Pemilu Rawan jadi Bancakan Parpol

Jumat, 17 April 2026 | 22:36

Pesan Prabowo di Dharma Santi 2026: Jaga Harmoni, Perkuat Persaudaraan

Jumat, 17 April 2026 | 22:14

Menkop: Prabowo Tegaskan Negara Hadir Atur Ekonomi Lewat Kopdes

Jumat, 17 April 2026 | 21:45

Dewas Didesak Gelar Perkara Laporan terhadap Jubir KPK

Jumat, 17 April 2026 | 21:35

YLBHI Diminta Kembali ke Khitah Bela Masyarakat Marginal

Jumat, 17 April 2026 | 21:20

Selengkapnya