Berita

Natalius Pigai/Net

Politik

Natalius Pigai: Polisi Sedang Laksanakan Reformasi Progresif

SELASA, 10 JANUARI 2017 | 23:52 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Jaminan keamanan dan ketertiban masyarakat serta penegakan hukum yang progresif dan profesional di Indonesia menjadi alah satu aspek krusial dalam pelaksanaan tugas pemerintah.

Demikian disampaikan Ketua Tim Aparat Penegak Hukum (APH) Komisioner Komnas HAM,  Natalius Pigai. Menurut Natalius, pada paruh kedua tahun 2016 dan juga awal 2017 ini Indonesia menghadapi berbagai persoalan yang mengganggu instabilitas nasional dan ancaman pluralisme yang meningkat sehingga menyebabkan adanya friksi sosial dan ganguan relasi vertikal antara negara dan rakyat.

Namun demikian, katanya dalam keterangan beberapa saat lalu (Selasa, 10/1), berbagai konflik sosial dan problematik hukum melalui peran kepolisian yang mampu melaksanakan tugas penertiban dan penegakan hukum secara tepat telah memberi harapan kehadiran negara secara nyata.


"Sehingga dapat dimaklumi jika meningkatnya opini dan citra positif kepolisian sebagai lembaga yang berada di beranda depan dalam sistem peradilan pidana (criminal justice system) di Indonesia," katanya.

Sebagai mitra kepolisian, sambungnya, Komnas HAM  memahami betul bahwa institusi kepolisian sedang melaksanakan reformasi yang bersifat progresif dengan kebijakan yang trategis untuk menciptakan kepolisian negara yang profesional, modern dan terpercaya.

"Kepolisian Negara yang mau menjalankan tugas pelaksanaan kepolisian berbasis HAM sesuai dengan amanat yang terkandung dalam peraturan Kapolri (Perkap) 8 2009 telah ditunjukkan secara baik saat menangani aksi unjuk rasa 4/11 dan 2/12," demikian Natalius. [ysa]

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

BKSAP DPR Dukung Menlu Arrmanatha Perkuat Diplomasi Bebas Aktif

Minggu, 04 Oktober 2026 | 14:26

Korea Utara Uji Coba Rudal Berteknologi AI, Terbang Sejauh 1.000 Km

Minggu, 04 Oktober 2026 | 14:10

Kuota Internet Kok Masih Hangus? Ini Penjelasan Komdigi

Minggu, 04 Oktober 2026 | 14:01

Banggar DPR Tekankan Disiplin Fiskal di Tengah Belanja Negara Rp4.106 Triliun

Minggu, 04 Oktober 2026 | 13:53

RUU Migas Ditargetkan Rampung 22 Oktober, DPR Ingatkan Pembahasan Harus Cermat

Minggu, 04 Oktober 2026 | 13:13

Kemenko PM Dorong Kolaborasi Dunia Usaha untuk Pertumbuhan Ekonomi Inklusif

Minggu, 04 Oktober 2026 | 13:09

Rangkap Jabatan Bahlil Harus Dimaksimalkan untuk Selaraskan Kebijakan

Minggu, 04 Oktober 2026 | 13:05

KPK Ungkap Ada Setoran dari Kantah ke Tingkat Pusat ATR/BPN

Minggu, 04 Oktober 2026 | 12:36

Sequis Life Digugat Rp1,27 Miliar ke PN Jakarta Selatan

Minggu, 04 Oktober 2026 | 12:28

AS Usir Dua Delegasi Iran Setelah Sidang Umum PBB

Minggu, 04 Oktober 2026 | 12:17

Selengkapnya