Berita

Politik

Maruarar Sirait: DKI Harus Jadi Contoh Dalam Membangun Persatuan

SELASA, 10 JANUARI 2017 | 04:27 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Ketua Umum DPP Taruna Merah Putih,  Maruarar Sirait, mengajak seluruh  tim pemenangan dari tiga pasangan calon Gubernur dan calon wakil Gubernur DKI Jakarta untuk  menggelar acara syukuran bersama di akhir masa kampaye.  Acara tersebut bertujuan untuk menurunkan tensi politik yang beberapa bulan terakhir ini  memanas serta  menunjukan bahwa warga DKI Jakarta adalah warga yang kompak dan menjujung semangat persatuan.

"Ayo kita  tunjukkan bahwa warga Jakarta kompak dan tetap menjaga persatuan meskipun berbeda," kata Maruarar saat menjadi pembicara pada  diskusi  bertajuk "Memotret Kepemimpinan Nasional", sekaligus peluncuran buku Di Balik Sang Kandidat dan Mesin Pencetak Pemimpin karya Anggawira di Jakarta (Senin, 9/1).

Selain Maruarar, acara ini juga dihadiri oleh Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno, Waketum Partai Gerindra Ferry J Juliantono, Wasekjen DPP PKS Mardani Ali Sera, Waketum Partai Demokrat Roy Suryo dan Guru Besar FEB Universitas Brawijaya Prof. Ahmad Erani Yustika


Maruarar berharap pada acara syukuran nanti diikuti  oleh anak-anak muda. Menurutnya dengan hadirnya anak muda yang memiliki komitmen yang sama untuk menjaga persatuan dalam perbedaan merupakan modal yang besar dalam membangun Jakarta.

"Jika acara ini benar-benar terwujud, kami dari TMP pendukung Ahok-Djarot siap menghadirkan seribu massa. Dan yang lain juga harus siap menghadirkan jumlah massa yang sama," katanya, yang juga Jurubicara Ahok-Djarot.

Bagi Ara, DKI Jakarta harus mampu menjadi contoh daerah lainnya dalam menjaga  persatuan. Maka itu, dia sangat berharap acara syukuran ini bisa terlaksana.

"Kita jangan hanya bicara. Tapi harus kita tunjukan bahwa kita mempunyai tekad yang sama dalam menjaga persatuan dalam bingkai perbedaan," katanya.

Menanggapi hal  tersebut, Roy Suryo tim pasalangan calon nomor 1 mengapreasinya. Bahwa ide yang disampaikan  Maruarar  untuk menggelar acara syukuran di masa akhir kampaye merupakan salah satu cara memperkuat kembali  rasa persatuan warga Jakarta.

Roy Suryo juga menambahkan bahwa pada acara syukuran ini  harus diisi dengan acara-acara yang menyenangkan dan benar-benar melepas atribut masing-masing pasangan. "Acara ini bener-bener acara bersama," katanya.

Hal senada juga disampaikan Sandiaga Uni bahwa acara syukuran ini harus benar-benar membawa pesan  tersendiri. Yaitu  pesan pentingnya menjaga persatuan dan kesatuan meskipun berbeda pandangan dan berbeda pilihan. " persatuan adalah kunci utama membangun jakarta," katanya. [ysa]

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

BKSAP DPR Dukung Menlu Arrmanatha Perkuat Diplomasi Bebas Aktif

Minggu, 04 Oktober 2026 | 14:26

Korea Utara Uji Coba Rudal Berteknologi AI, Terbang Sejauh 1.000 Km

Minggu, 04 Oktober 2026 | 14:10

Kuota Internet Kok Masih Hangus? Ini Penjelasan Komdigi

Minggu, 04 Oktober 2026 | 14:01

Banggar DPR Tekankan Disiplin Fiskal di Tengah Belanja Negara Rp4.106 Triliun

Minggu, 04 Oktober 2026 | 13:53

RUU Migas Ditargetkan Rampung 22 Oktober, DPR Ingatkan Pembahasan Harus Cermat

Minggu, 04 Oktober 2026 | 13:13

Kemenko PM Dorong Kolaborasi Dunia Usaha untuk Pertumbuhan Ekonomi Inklusif

Minggu, 04 Oktober 2026 | 13:09

Rangkap Jabatan Bahlil Harus Dimaksimalkan untuk Selaraskan Kebijakan

Minggu, 04 Oktober 2026 | 13:05

KPK Ungkap Ada Setoran dari Kantah ke Tingkat Pusat ATR/BPN

Minggu, 04 Oktober 2026 | 12:36

Sequis Life Digugat Rp1,27 Miliar ke PN Jakarta Selatan

Minggu, 04 Oktober 2026 | 12:28

AS Usir Dua Delegasi Iran Setelah Sidang Umum PBB

Minggu, 04 Oktober 2026 | 12:17

Selengkapnya