Berita

Pertahanan

Banteng Senayan Dukung Pembentukan Badan Cyber Nasional

RABU, 04 JANUARI 2017 | 19:12 WIB | LAPORAN:

Pembentukan Badan Cyber Nasional (BCN) sesungguhnya telah dibahas DPR sejak tahun 2015 lalu dalam rapat kerja bersama mitra, dalam hal ini Kementerian Komunikasi dan Informatika, Kementerian Pertahanan, Badan Intelijen Negara (BIN), Lembaga Sandi Negara (Lemsaneg) dan lain-lain.

Hal itu diungkapkan anggota Komisi I DPR RI, Evita Nursanty menanggapi perintah Presiden Joko Widodo membentuk Badan Cyber Nasional (BCN) dalam bulan ini agar informasi yang sifatnya tidak akurat atau hoax, dan informasi yang berbau radikalisme sesegara mungkin diredam.

"Kita mau ada integrasi berbagai institusi siber di berbagai institusi ini, kemudian siapa yang akan menjadi leading sectornya apakah di Kemenkominfo, atau di Kemhan atau malah di Lemsaneg. Dalam berbagai pertimbangan. Di Amerika Serikat kenal  ada NSA yang mengurusi juga cyber security," jelasnya kepada wartawan, Rabu (4/1).


Makanya, politisi PDI Perjuangan ini menyanggupi untuk segera mendukung pembentukan BCN. Pada masa sidang berikutnya, jika diperlukan, Komisi I akan memanggil mitra terkait. Sebab masalah negatif cyber ini memang sudah sangat mengganggu bangsa dan negara ini.

"Namun kita meminta kepada Menko Polhukam untuk mempertimbangkan aspek koordinasi atau integrasi institusi yang bergerak di jalur yang sama. Jika ini menjadi semacam badan khusus di Kemenko Polhukam nanti akan berkait dengan anggaran bagaimana agar berjalan dengan baik kemudian apakah ini sifatnya sementara atau permanen. Semua ada konsekuensinya," lanjutnya. [sam]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Suhud Dorong RUU Ketenagakerjaan Perkuat Perlindungan Buruh dan Kepastian Usaha

Jumat, 11 September 2026 | 16:25

KPK Panggil 3 Tersangka Baru Kasus Suap Pemerasan Sertifikasi K3 Kemnaker

Jumat, 11 September 2026 | 16:19

Trump Sumpah Bareng Pendukung Republik, Ancam yang Tak Nyoblos Masuk Neraka

Jumat, 11 September 2026 | 16:13

Keluarga Dokter Icha Tuntut Tiga Anggota DPRD TTU Tersangka Intimidasi Dipecat

Jumat, 11 September 2026 | 15:58

DPR: Sebelum Batas Waktu, Tim SAR Maksimalkan Upaya Cari Lima Jurnalis di Selat Sunda

Jumat, 11 September 2026 | 15:46

Aljazair Mendadak Putus Hubungan Diplomatik dengan UEA

Jumat, 11 September 2026 | 15:44

Bahlil Tegaskan BUK Migas Belum Diputuskan

Jumat, 11 September 2026 | 15:00

Jejak Korupsi Rejang Lebong Merambah ke Bengkulu, Kini Giliran Ketua DPRD Herimanto Diperiksa

Jumat, 11 September 2026 | 14:54

Kemenhaj Rilis Peserta CAT PPIH 2027 Gelombang 2

Jumat, 11 September 2026 | 14:46

Kemenhut Bakal Tindaklanjuti Temuan Lima Bayi Orangutan di India

Jumat, 11 September 2026 | 14:35

Selengkapnya