Berita

Pertahanan

Rekaman CCTV Jadi Petunjuk Pengkapan Terduga Pelaku Pembunuhan Pulomas

RABU, 28 DESEMBER 2016 | 17:59 WIB | LAPORAN:

Kapolri Jendral Tito Karnavian mengapresiasi kesigapan aparat Polda Metro Jaya (PMJ) dalam membekuk tiga dari empat terduga pelaku pembunuhan di Pulomas, Jakarta Timur, Rabu (28/12).

Penangkapan yang kurang dari satu hari sejak olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) itu, dilakukan berkat penelusuran dari rekaman Closed Circuit Televison (CCTV).

"Saya menghargai langkah cepat ini. Khususnya kesigapan PMJ dalam pengembangan mengolah TKP lewat CCTV," kata Tito di Mabes Polri saat rilis akhir tahun 2016.


Menurut alumni Akpol 1987 itu, kasus tersebut merupakan jenis kejahatan biasa. Namun, cukup mengejutkan karena terjadi saat libur Natal dan jelang Tahun Baru dengan jumlah korban yang cukup banyak.

"Meskipun kasusnya kasus kejahatan biasa tapi jumlah korban cukup besar. Apalagi terjadi saat libur Natal dan Tahun Baru. ini cukup menghentak," ungkap mantan Kadensus 88 Antiteror itu.

Seperti diketahui, polisi mengamankan dua terduga pelaku atas nama Ramlan Butar-butar dan Erwin Situmorang. Polisi juga menembak mati satu pelaku karena melawan saat disergap di kawasan Bekasi, Jawa Barat.

Komplotan tersebut, diduga telah menyekap 11 orang di kamar mandi sempit di rumah Dodi Triono (59) sejak Senin (26/12) sore.

Saat ditemukan, Dodi dan lima orang lainnya ditemukan tewas diduga akibat kehabisan oksigen. Sedangkan lima korban lainnya berhasil diselamatkan setelah diberikan tindakan medis. [zul]

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

UPDATE

Tanpa Laboratorium Kuat, RI Hanya Jadi Pasar Teknologi Asing

Sabtu, 18 April 2026 | 00:13

Megawati-Dubes Jerman Bahas Geopolitik dan Antisipasi Krisis Global

Sabtu, 18 April 2026 | 00:01

Mahasiswa ITB Goyang Erika

Jumat, 17 April 2026 | 23:39

Kereta Api Bakal Hadir di Tanah Papua

Jumat, 17 April 2026 | 23:21

Industri Kosmetik dan Logistik Wajib Halal Oktober 2026

Jumat, 17 April 2026 | 23:01

Revisi UU Pemilu Rawan jadi Bancakan Parpol

Jumat, 17 April 2026 | 22:36

Pesan Prabowo di Dharma Santi 2026: Jaga Harmoni, Perkuat Persaudaraan

Jumat, 17 April 2026 | 22:14

Menkop: Prabowo Tegaskan Negara Hadir Atur Ekonomi Lewat Kopdes

Jumat, 17 April 2026 | 21:45

Dewas Didesak Gelar Perkara Laporan terhadap Jubir KPK

Jumat, 17 April 2026 | 21:35

YLBHI Diminta Kembali ke Khitah Bela Masyarakat Marginal

Jumat, 17 April 2026 | 21:20

Selengkapnya