Berita

Foto/Net

Pertahanan

TERORIS PURWAKARTA

Abu Sofi Dan Abu Fais Ditembak Mati Karena Acungkan Golok

SENIN, 26 DESEMBER 2016 | 11:44 WIB | LAPORAN:

. Tim Densus 88 Antiteror Polri terpaksa melumpuhkan dua terduga teroris, Abu Sofi dan Abu Fais yang diduga memberikan perlawanan saat diamankan petugas di sebuah rumah Terapung, Waduk Jatiluhur, Purwakarta, Jawa Barat, Minggu (26/12).

Menurut Karo Penmas Divisi Humas Polri Birgadir Jenderal Rikwanto, pihaknya telah memberikan tembakan peringatan sebelum melumpuhkan keduanya.

"Karena mereka (terduga teroris) melakukan aksi dengan golok saat hendak diamankan. Padahal sudah dikasih tembakan peringatan," terang Rikwanto di Mabes Polri, Jakarta, Senin (26/12).


Teknisnya, terduga Abu Fais, mengacungkan goloknya saat aparat mencoba mengamankannya. Sementara terduga Abu Sofi, bersembunyi di dalam rumah apung tersebut.

"Abu Fais keluar duluan, lalu mengacungkan golok. Sudah kasih peringatan tembakan lima kali tapi tetap ada ancaman. Akhirnya dililumpuhkan. Satu lagi (Abu Sofi), sembunyi, setelah ketemu, malah melompat dan menyerang petugas dengan golok," paparnya.

Saat ini, kedua terduga yang tewas masih disemayamkan Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta Timur untuk keperluan otopsi.

"Saat ini (terduga teroris) masih diotopsi di RS Kramat Jati," pungkas mantan Kabid Humas Polda Metro Jaya itu.

Sebelumnya, tim Densus mengamankan dua terduga teroris, Ivan dan Rijal di Jalan Ubrug, Cibinong, Jatiluhur, Kabupaten Purwakarta, sekira pukul 09.00 WIB, hari yang sama.

Keduanya masih menjalani pemeriksaan di Mako Brimob Kelapa Dua, Depok, Jabar untuk pengembangan selanjutnya. [rus]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Suhud Dorong RUU Ketenagakerjaan Perkuat Perlindungan Buruh dan Kepastian Usaha

Jumat, 11 September 2026 | 16:25

KPK Panggil 3 Tersangka Baru Kasus Suap Pemerasan Sertifikasi K3 Kemnaker

Jumat, 11 September 2026 | 16:19

Trump Sumpah Bareng Pendukung Republik, Ancam yang Tak Nyoblos Masuk Neraka

Jumat, 11 September 2026 | 16:13

Keluarga Dokter Icha Tuntut Tiga Anggota DPRD TTU Tersangka Intimidasi Dipecat

Jumat, 11 September 2026 | 15:58

DPR: Sebelum Batas Waktu, Tim SAR Maksimalkan Upaya Cari Lima Jurnalis di Selat Sunda

Jumat, 11 September 2026 | 15:46

Aljazair Mendadak Putus Hubungan Diplomatik dengan UEA

Jumat, 11 September 2026 | 15:44

Bahlil Tegaskan BUK Migas Belum Diputuskan

Jumat, 11 September 2026 | 15:00

Jejak Korupsi Rejang Lebong Merambah ke Bengkulu, Kini Giliran Ketua DPRD Herimanto Diperiksa

Jumat, 11 September 2026 | 14:54

Kemenhaj Rilis Peserta CAT PPIH 2027 Gelombang 2

Jumat, 11 September 2026 | 14:46

Kemenhut Bakal Tindaklanjuti Temuan Lima Bayi Orangutan di India

Jumat, 11 September 2026 | 14:35

Selengkapnya