Berita

Raja Sapta Ervian/Net

Olahraga

KONI DKI: Permenpora Soal Bonus Daerah Harus Dicabut

MINGGU, 25 DESEMBER 2016 | 06:45 WIB | LAPORAN:

KONI Provinsi DKI Jakarta akan menampung aspirasi para atlet dan pelatih soal pencairan bonus Pekan Olahraga Nasional XIX 2016 di Jawa Barat yang menjadi polemik.

Sebelumnya penyerahan bonus atlet DKI yang digelar Pemerintah Provinsi DKI diwarnai protes karena tidak sesuai dengan Keputusan Gubernur DKI Jakarta.

Pemprov DKI melalui Disorda sudah mentransfer bonus sebesar Rp 200 juta kepada peraih medali emas, Rp 75 juta untuk peraih medali perak dan perunggu Rp 30 juta. Bonus itu ternyata jauh lebih kecil dari yang dijanjikan Basuki Tjahaja Purnama, ketika masih aktif sebagai gubernur DKI Jakarta, yakni Rp 1 miliar.


"Saya mendengar ada pejabat dari Kemenpora yang mengatakan aturan itu sifatnya imbauan dan itu artinya boleh diikuti atau tidak. Untuk itu saya sudah mempertanyakan langsung ke Kempora melalui bidang hukum," kata Ketua Umum KONI Provinsi DKI Jakarta, Raja Sapta Ervian atau disapa Eyi dalam Pers Gathering, belum lama ini.

Tanggal 20 Desember, lanjut Ervian, melalui Disorda sudah mendapat jawaban dari Kemenpora di mana di paragraf ketiga kembali menyatakan bahwa uang bonus daerah tidak boleh melebihi bonus yang diberikan negara, yaitu minimal Rp 200 juta. Jawaban dari Kemenpora tersebut pun telah disampaikan kepada klub, perwakilan atlet dan perwakilan pelatih.

"Saya sudah sampaikan kepada mereka dan kami berencana akan kembali berkumpul untuk membahas soal ini. Kami sebagai KONI menampung keinginan dan aspirasi mereka," ujar Eyi.

Lebih lanjut Eyi juga berharap aturan Kemenpora soal pemberian bonus juga berlaku untuk daerah-daerah lain, tidak hanya Jakarta.

"Kita minta Permenpora dicabut jika itu sifatnya imbauan seperti disebutkan pejabat Kemenpora. Kita juga bersurat ke menpora, soal aturan itu sifatnya imbauan atau adanya sanksi tegas. Kalo imbauan, kita minta pasal itu dicabut dan Pemprov memenuhi SK Gubernur," tegasnya.

Pada PON XIX lalu, kontingen DKI Jakarta mengumpulkan 132 emas, 124 perak, dan 118 perunggu. Perolehan medali emas DKI sama dengan kontingen Jawa Timur yang menempati posisi dua (132 emas, 138 perak, 134 perunggu).

Sementara kontingen Jabar mengumpulkan medali terbanyak dengan 217 emas, 157 perak, dan 157 perunggu dan Jawa Tengah berada di posisi keempat dengan 173 medali. Jawa Tengah mengumpulkan 32 emas, 56 perak, dan 85 perunggu.[wid]


Populer

Menyorot Nuansa Politis Penetapan Direksi Pelindo

Senin, 02 Maret 2026 | 06:59

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

Rusia dan China akan Dukung Iran dari Belakang Layar

Minggu, 01 Maret 2026 | 04:20

Kecelakaan Moge di Kulon Progo, Istri Bos Rokok HS Meninggal

Senin, 02 Maret 2026 | 18:54

Jokowi Lebih Jago dari Shah Ruh Khan soal Main Drama

Senin, 23 Februari 2026 | 03:31

PKB Kutuk Pembunuhan Ali Khamenei dan Desak PBB Jatuhkan Sanksi ke Israel-AS

Minggu, 01 Maret 2026 | 18:07

UPDATE

Dapur Emak-emak Dipastikan Terdampak Perang Timur Tengah

Kamis, 05 Maret 2026 | 05:39

Kematian Siswa di Bengkulu Utara Tidak Terkait MBG

Kamis, 05 Maret 2026 | 05:15

Pelaku Penculikan Satu Keluarga di Jombang Berhasil Diringkus Polisi

Kamis, 05 Maret 2026 | 04:59

Perdagangan, Kapal dan Selat Hormuz

Kamis, 05 Maret 2026 | 04:39

Komnas Haji Desak KY Ikut Pantau Sidang Praperadilan Gus Yaqut

Kamis, 05 Maret 2026 | 04:15

DPRD Kota Bogor Terima Curhatan soal Syarat Pengurus RT/RW

Kamis, 05 Maret 2026 | 03:59

Kesalahan Oknum Polisi Jangan jadi Alat Menyerang Institusi

Kamis, 05 Maret 2026 | 03:40

Pelaku Pembunuhan Bocah di KBB Dijerat 20 Tahun Penjara

Kamis, 05 Maret 2026 | 03:21

Rocky Gerung: Damai Adanya di Surga, Perang Pasti akan Berlanjut

Kamis, 05 Maret 2026 | 02:55

DPRD Kota Bogor Godok Aturan Baru Penyelenggaraan Kesehatan

Kamis, 05 Maret 2026 | 02:33

Selengkapnya