Berita

Ilustrasi/Net

Politik

Underbow PKB Rangkul Ulama Perempuan Atasi Kemiskinan

Gelar Halaqah Nyai Nusantara
RABU, 21 DESEMBER 2016 | 22:52 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Permasalahan sosial yang dialami perempuan di Indonesia terus menjadi perhatian Perempuan Bangsa, organisasi sayap Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Hal ini mendorong organisasi Perempuan Bangsa menyelenggarakan Halaqah Nyai Nusantara.  

Halaqah fokus terhadap tiga hal, yaitu mengurai problema kemiskinan berwajah perempuan yang memicu tingginya angka perdagangan orang, TKI, pernikahan dini dan Kekerasan Seksual, RUU Tindak Pidana Kekerasan Seksual dan pembahasan budaya pernikahan dini dalam perspektif ekonomi, kesehatan dan agama.

Ketua Umum Perempuan Bangsa, Siti Masrifah menyatakan, persoalan yang dihadapi oleh perempuan adalah kemiskinan. Kemiskinan telah mendorong anak-anak untuk tidak sekolah sehingga kesempatan untuk mendapatkan keterampilan kejuruan serta kesempatan kerja menyusut.


Selain itu, lanjut dia, kemiskinan juga mendorong kepergian ibu sebagai tenaga kerja wanita yang dapat menyebabkan anak terlantar tanpa perlindungan sehingga beresiko menjadi korban perdagangan manusia. Persoalan kemiskinan dapat menjebak kaum perempuan ke dunia prostitusi. Di samping itu, pernikahan dini dan kekerasan pada perempuan juga menjadi isu yang diangkat pada halaqah kali ini.

"Budaya pernikahan di usia muda yang sangat rentan terhadap perceraian, yang mendorong anak memasuki eksploitasi seksual komersial,” terang Siti Masrifah.

Pernikahan dini masih berlanjut dengan persentase 46,5 persen perempuan menikah sebelum mencapai usia 18 tahun dan 21,5 persen sebelum mencapai usia 16 tahun.

"Tradisi budaya pernikahan dini menciptakan masalah sosio-ekonomi untuk pihak lelaki maupun perempuan dalam perkawinan tersebut. Tetapi implikasinya terutama terlihat jelas bagi gadis atau perempuan,” terang Siti Masrifah.

Dikatakannya, gambaran yang sangat memprihatinkan tersebut membutuhkan pemecahan solutif dan strategis baik berupa advokasi regulatif: Pembentukan UU, Peraturan Daerah maupun aksi program sosialisasi yang sekiranya mampu mentrasformasikan perubahan nilai sehingga berdampak pada perubahan pemikiran dan perilaku masyarakat dalam mengatasi problem tersebut.

"Oleh karena itu DPP Perempuan Bangsa bermaksud menyelenggarakan Halaqah Nyai Nusantara untuk membahas secara fiqhiyyah problematika tersebut,” demikian Siti Masrifah. [sam]

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

iPhone Raffi Ahmad Dikirim dari AS Tanpa Disebut dalam Dokumen

Selasa, 09 Juni 2026 | 00:01

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

UPDATE

Dialog BEM di Makassar: Gerakan Mahasiswa Harus Independen dan Berbasis Data

Rabu, 17 Juni 2026 | 20:17

DPR Apresiasi Perbaikan Haji di Era Prabowo, Antrean Jemaah Turun Jadi 26 Tahun

Rabu, 17 Juni 2026 | 20:14

KPK Soroti Nama Besar yang Muncul dalam Persidangan Kasus Bea Cukai

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:59

Polri Serius Garap Universitas Kepolisian yang Bisa Diakses Masyarakat Umum

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:42

Tiyo Ardianto dan Tradisi Panjang Anak Rakyat dalam Sejarah Pergerakan Indonesia

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:33

RUU Perkoperasian Buka Jalan Koperasi Jadi Soko Guru Perekonomian

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:25

Masyarakat Kemuning Ngadu ke BAM DPR soal Klaim Kawasan Hutan

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:21

FPHI Ultimatum OJK, Minta Kejelasan Laporan Keuangan Danantara

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:10

KPK Tagih Perbaikan Sistem MBG di Era Kepala BGN Baru

Rabu, 17 Juni 2026 | 18:56

Kinerja Bertumbuh, Pelindo Setor Rp7,81 Triliun kepada Negara

Rabu, 17 Juni 2026 | 18:50

Selengkapnya