Berita

Ilustrasi/Net

Pertahanan

Dewan Mau Perkuat BNPT

RABU, 21 DESEMBER 2016 | 16:24 WIB | LAPORAN:

Maraknya penggerebekan terduga teroris oleh aparat keamanan belakangan ini menyulut kalangan DPR RI untuk memperkuat Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) melalui revisi UU Tindak Pidana Terorisme 15/2003.

Badan yang dikepalai oleh Komjen Pol Suhardi Alius itu diharapkan dapat mengkoordinasikan beberapa lembaga untuk membumihanguskan faham teroris di negeri ini.

"Kita perlu koordinator seperti BNPT karena polisi atau aparat kriminal justice itu bergerak dalam yuridiksi negara," tegas anggota Panitia Khusus (Pansus) Revisi UU Terorisme, Bobby Adhityo Rizaldi di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Rabu (21/12).


Revisi UU tersebut juga untuk memperjelas kerja aparat keamanan dalam mengamankan objek vital milik negara lain seperti kantor kedutaan milik negara lain.

"Kalau di lokasi-lokasi di yuridiksi internasional seperti kedutaan, apakah itu polisi atau militer? Karena itu adalah yuridiksi indonesia. Dan ini yang diatur salah satunya di pasal 43b. Jadi kalau sekarang biar jelas. Kalau yang melokalisir di situ ada penegak hukum, tapi kalau meningkatkan kewaspadaan sampai di zonasi negara sahabat seperti kedutaan dan segala macam itu kan perlunya diatur lebih detail," jelasnya. [sam]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Suhud Dorong RUU Ketenagakerjaan Perkuat Perlindungan Buruh dan Kepastian Usaha

Jumat, 11 September 2026 | 16:25

KPK Panggil 3 Tersangka Baru Kasus Suap Pemerasan Sertifikasi K3 Kemnaker

Jumat, 11 September 2026 | 16:19

Trump Sumpah Bareng Pendukung Republik, Ancam yang Tak Nyoblos Masuk Neraka

Jumat, 11 September 2026 | 16:13

Keluarga Dokter Icha Tuntut Tiga Anggota DPRD TTU Tersangka Intimidasi Dipecat

Jumat, 11 September 2026 | 15:58

DPR: Sebelum Batas Waktu, Tim SAR Maksimalkan Upaya Cari Lima Jurnalis di Selat Sunda

Jumat, 11 September 2026 | 15:46

Aljazair Mendadak Putus Hubungan Diplomatik dengan UEA

Jumat, 11 September 2026 | 15:44

Bahlil Tegaskan BUK Migas Belum Diputuskan

Jumat, 11 September 2026 | 15:00

Jejak Korupsi Rejang Lebong Merambah ke Bengkulu, Kini Giliran Ketua DPRD Herimanto Diperiksa

Jumat, 11 September 2026 | 14:54

Kemenhaj Rilis Peserta CAT PPIH 2027 Gelombang 2

Jumat, 11 September 2026 | 14:46

Kemenhut Bakal Tindaklanjuti Temuan Lima Bayi Orangutan di India

Jumat, 11 September 2026 | 14:35

Selengkapnya