Berita

Foto: RMOL

Dunia

Jika AS Tak Mengancam, Korut Tak Butuh Satu Pun Senjata Nuklir

SENIN, 19 DESEMBER 2016 | 15:35 WIB | LAPORAN: FEBIYANA

Korea Utara memiliki alasan tersendiri mengapa tetap mengembangkan teknologi nuklir dalam negeri.

Kekuatan Amerika Serikat di kawasan Semenanjung Korea yang menjadi alasan paling utama tindakan Korea Utara tersebut.

Karena bagi Korea Utara, kehadiran Amerika Serikat di Semenanjung justru membuat kawasan semakin jauh dari perdamaian.


"Amerika sering muncul di sekitar Semenanjung Korea, latihan militer bersama Amerika Serikat dan Korea Selatan dilakukan hampir setiap hari," ungkap Duta Besar Republik Rakyat Demokratik Korea (RRDK) untuk Indonesia, An Kwang Il dalam Kuliah Umum di Kampus UIN Syarif Hidayatullah, Ciputat, Tangerang Selatan, Senin (19/12).

An menekankan, kondisi seperti itulah yang mengharuskan negaranya mengembangkan senjata nuklir. Hal itu tak lebih adalah untuk keamanan nasional Korea Utara.

"Jika Amerika tidak mengancam kami dengan senjata nuklir dan kami bisa menjalankan kehidupan sehari-hari dalam suasana damai seperti Indonesia, satu buah senjata nuklir pun tidak dibutuhkan bagi kami," tegas An. [mel]

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

KPK Sita Aset Rp22 Miliar Milik Anwar Sadad, Mulai Rumah hingga SPBE

Rabu, 22 Juli 2026 | 20:42

UPDATE

OIKN Siapkan Rangkaian Prosesi Penghormatan dan Pemakaman Troy Pantouw

Minggu, 26 Juli 2026 | 14:25

Tugu Koperasi Tasikmalaya Direvitalisasi Jadi Cagar Budaya Nasional

Minggu, 26 Juli 2026 | 14:18

BMKG Minta Masyarakat Waspadai Gelombang Tinggi di Beberapa Perairan Indonesia

Minggu, 26 Juli 2026 | 14:11

Lesley Simpson Racik Drama Psikologis Bunga di Tepi Jurang

Minggu, 26 Juli 2026 | 14:05

Indonesia Harus Terdepan Gerakkan Dunia Internasional Selamatkan Gaza

Minggu, 26 Juli 2026 | 14:00

SMRC Catat Kepuasan Publik terhadap Prabowo Turun 30 Persen

Minggu, 26 Juli 2026 | 13:58

Mantri BRI Jangkau Masyarakat Pegunungan Toraja Utara Hadirkan Layanan Perbankan

Minggu, 26 Juli 2026 | 13:28

Sudaryono Jangan Sesatkan Publik soal Mitos Telur Penyebab Bisul

Minggu, 26 Juli 2026 | 13:19

KPK Usut Dugaan Suap ke Pejabat Pemkot Bengkulu

Minggu, 26 Juli 2026 | 13:12

Kemenkes Perluas Skrining HIV, Putus Rantai Penularan di Masyarakat

Minggu, 26 Juli 2026 | 12:42

Selengkapnya