Berita

Foto/Net

Pertahanan

Presiden Instruksikan Optimalisasi Pemeliharaan Pesawat TNI-Polri

SENIN, 19 DESEMBER 2016 | 13:55 WIB | LAPORAN:

. Presiden Joko Widodo sekali lagi meminta agar musibah kecelakaan pesawat TNI dan Polri yang baru-baru ini terjadi untuk segera dievaluasi dan dicari akar permasalahannya agar peristiwa serupa tak terulang kembali.

Hal tersebut disampaikan Kepala Negara usai meresmikan pengeluaran dan pengedaran uang Rupiah tahun emisi 2016, di gedung Bank Indonesia, Jakarta, Senin (19/12).

"Tidak hanya masalah kecelakaan yang di Wamena, untuk semua yang berkaitan dengan pesawat-pesawat TNI maupun Polri betul-betul harus dilihat akar dari masalah itu apa," tegasnya.


Presiden juga menerangkan, Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI Agus Supriatna menyampaikan bahwa kecelakaan tersebut diduga karena kondisi cuaca buruk dan beratnya medan yang ditempuh. Wilayah tersebut memang dikenal dipenuhi dengan gunung dan perbukitan tinggi. Dalam kesempatan tersebut, Presiden juga mengingatkan agar pemeliharaan pesawat-pesawat militer milik TNI dan Polri untuk selalu dijaga.

"Yang kemarin kecelakaan yang di Wamena sudah disampaikan oleh Kepala Staf Angkatan Udara bahwa kecelakaan itu karena pertama cuaca dan memang keadaan alam di sana penuh dengan gunung dan perbukitan tinggi. Tetapi sekali lagi, yang namanya pemeliharaan untuk pesawat-pesawat memang harus selalu dijaga, selalu diawasi, dan yang paling penting dilihat lagi," terangnya.

Berdasarkan informasi yang diterima dari Kepala Dinas Penerangan Angkatan Udara Marsekal Pertama TNI Jemi Trisonjaya, petugas menara pengawas kehilangan kontak dengan pesawat C-130HS Hercules TNI AU dengan nomor registrasi A-1334 dalam penerbangan dari Timika menuju Wamena, Papua, pada Minggu, 18 Desember 2016 pukul 06.09 WIT. Pukul 08.40 WIT, lokasi jatuhnya pesawat tersebut berhasil ditemukan dan langsung dilakukan evakuasi. Dalam peristiwa tersebut, sebanyak 13 orang yang terdiri dari 12 kru pesawat dan 1 penumpang meninggal dunia. [rus]

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

UPDATE

Tanpa Laboratorium Kuat, RI Hanya Jadi Pasar Teknologi Asing

Sabtu, 18 April 2026 | 00:13

Megawati-Dubes Jerman Bahas Geopolitik dan Antisipasi Krisis Global

Sabtu, 18 April 2026 | 00:01

Mahasiswa ITB Goyang Erika

Jumat, 17 April 2026 | 23:39

Kereta Api Bakal Hadir di Tanah Papua

Jumat, 17 April 2026 | 23:21

Industri Kosmetik dan Logistik Wajib Halal Oktober 2026

Jumat, 17 April 2026 | 23:01

Revisi UU Pemilu Rawan jadi Bancakan Parpol

Jumat, 17 April 2026 | 22:36

Pesan Prabowo di Dharma Santi 2026: Jaga Harmoni, Perkuat Persaudaraan

Jumat, 17 April 2026 | 22:14

Menkop: Prabowo Tegaskan Negara Hadir Atur Ekonomi Lewat Kopdes

Jumat, 17 April 2026 | 21:45

Dewas Didesak Gelar Perkara Laporan terhadap Jubir KPK

Jumat, 17 April 2026 | 21:35

YLBHI Diminta Kembali ke Khitah Bela Masyarakat Marginal

Jumat, 17 April 2026 | 21:20

Selengkapnya