Berita

Foto/Net

Olahraga

B-Hop Mental Keluar Ring

Akhir Tragis Sang Legendaris
SENIN, 19 DESEMBER 2016 | 09:09 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Petinju legendaris Bernard Hopkins gantung sarung tinju secara tragis. B-Hop, julukannya dihentikan di ronde delapan oleh Joe Smith Jr, kemarin pagi WIB.

Tampil kembali ke atas ring di usia 51 dan terakhir kali ber­tarung pada 2014, Hopkins me­mang menyebut ini merupakan pertarungan perpisahan darinya. Pada pertarungannya 2014, Hopkins dikalahkan Sergey Kovalev.

Hopkins beruntung bisa melad­eni Smith selama delapan ronde dalam laga perebutan kelas berat ringan versi WBC itu. Pada ronde delapan ia mendapat pukulan-pukulan keras Smith yang mem­buatnya terlempar keluar ring dan terkapar di lantai. Wasit Jack Reiss -sesuai peraturan-memberi hitun­gan sampai 20, namun Hopkins tak mampu mengembalikan ke­sadarannya.


Pada tujuh ronde awal, sebe­narnya Hopkins mampu mem­perlihatkan pengalamnnya seba­gai petinju yang telah bertarung selama 28 tahun. Satu hakim bahkan memberi keunggulan angka buat Hopkins.

Usai pertarungan, Hopkins menyebut dirinya terjungkal sebe­narnya lebih karena dorongan. Benturan pada kepala membuat dia tidak mampu memulihkan kesadaran. "Ini pertarungan saya yang terakhir. Saya memastikan hal ini dan gembira dapat melaku­kannya," katanya.

"Saya yakin para penggemar tinju mengerti bahwa saya mun­dur sebagai seorang pejuang dan dikalahkan lawan yang sangat tangguh," pria yang kabarnya muallaf itu.

Bernama lengkap Bernard Humphrey Hopkins Jr, Hopkins merupakan mantan juara dunia kelas menengah dan kelas berat ringan. Kelahiran 15 Januari 1965, petinju berjulukan B-Hop atau The Executioner ini merupakan juara dunia kelas menengah 1994-2005. ia disebut sebagai satu dari 10 petinju kelas menengah terbaik sepanjang masa.  ***

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Miris! Hafalan Al-Qur’an Jadi Bahan Permainan

Kamis, 13 Agustus 2026 | 02:11

OJK Dukung Pemprov DKI Terbitkan Obligasi Daerah

Kamis, 13 Agustus 2026 | 02:00

Jangan Main Hakim Sendiri terkait Kasus Hafalan Al-Qur'an Berhadiah Miras

Kamis, 13 Agustus 2026 | 01:48

Dua ASN Ditjen Pajak Jadi Tersangka Korupsi PT TPL

Kamis, 13 Agustus 2026 | 01:23

Tak Ditemukan Luka Luar di Jenazah Sutrimo

Kamis, 13 Agustus 2026 | 01:06

Pemprov DKI Pastikan Miliki Kapasitas Keuangan Terbitkan Obligasi

Kamis, 13 Agustus 2026 | 00:26

Walkot Jakut Imbau Masyarakat Tetap Tenang soal Kasus Promosi Miras di Ancol

Kamis, 13 Agustus 2026 | 00:19

Kemendag Perluas Akses Pasar Produk UMKM dengan Libatkan Ritel Modern

Kamis, 13 Agustus 2026 | 00:02

Furikake dan Tantangan Pangan Bergizi: Jangan Berhenti pada Produknya

Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:51

Utang Pemerintah Tembus Rp10.000 Triliun

Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:41

Selengkapnya