Berita

Foto/Net

Pertahanan

KSAU Kirim Tim Investigasi Ke Wamena

MINGGU, 18 DESEMBER 2016 | 13:21 WIB | LAPORAN:


RMOL. Wakil Kepala Staf Angkatan Udara (Wakasau) Marsekal Madya TNI Hadiyan Sumintaatmadja menegaskan pesawat Hercules C-130 HS yang jatuh di Wamena, Papua dalam kondisi masih layak terbang.

Menurut Wakasau, secara kelayakan, pewawat buatan Amerika Serikat ini masih layak punya sisa jam terbang untuk pemeliharaan berikutnya, dengan sisa jam terbang kurang lebih 69 jam terbang.

Pesawat dengan nomor pesawat A-1334 tersebut, lanjut Wakasau, terbang dari Timika Papua menuju Wawena dalam rangka misi latihan untuk peningkatan kemampuan penerbang. Dugaan awal, jatuhnya pesawat lantaran kondisi cuaca yang buruk sehingga menimbulkan pewawat hilang kontak.

Pesawat dengan nomor pesawat A-1334 tersebut, lanjut Wakasau, terbang dari Timika Papua menuju Wawena dalam rangka misi latihan untuk peningkatan kemampuan penerbang. Dugaan awal, jatuhnya pesawat lantaran kondisi cuaca yang buruk sehingga menimbulkan pewawat hilang kontak.

"Perkiraan awal kecelakaan terjadi karena faktor cuaca, ada kabut di landasan," ujar Marsda Hadiyan dalam jumpa pers di Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Minggu (18/12).

Lebih lanjut, Marsda Hadiyan, menambahkan, pihaknya akan tetap melakukan investigasi untuk menyelidiki kepastian penyebab jatuhnya pesawat.

"Kita sudah mengirimkan tim investigasi. Sekarang sudah berada di lokasi Panglima Komando Operasi AU II, Marsekal Muda Umar Sugeng. Investigasi akan memakan waktu, tidak akan cepat." Ujar Marsda Hadiyan.

"Jangan dijadikan patokan karena (cuaca) dalam kecelakaan pesawat ada lima faktor yang harus diinvestigasi dan dianalisa, yakni manusia, material, media, misi, manajemen," sambungnya. [ian]

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

UPDATE

Tanpa Laboratorium Kuat, RI Hanya Jadi Pasar Teknologi Asing

Sabtu, 18 April 2026 | 00:13

Megawati-Dubes Jerman Bahas Geopolitik dan Antisipasi Krisis Global

Sabtu, 18 April 2026 | 00:01

Mahasiswa ITB Goyang Erika

Jumat, 17 April 2026 | 23:39

Kereta Api Bakal Hadir di Tanah Papua

Jumat, 17 April 2026 | 23:21

Industri Kosmetik dan Logistik Wajib Halal Oktober 2026

Jumat, 17 April 2026 | 23:01

Revisi UU Pemilu Rawan jadi Bancakan Parpol

Jumat, 17 April 2026 | 22:36

Pesan Prabowo di Dharma Santi 2026: Jaga Harmoni, Perkuat Persaudaraan

Jumat, 17 April 2026 | 22:14

Menkop: Prabowo Tegaskan Negara Hadir Atur Ekonomi Lewat Kopdes

Jumat, 17 April 2026 | 21:45

Dewas Didesak Gelar Perkara Laporan terhadap Jubir KPK

Jumat, 17 April 2026 | 21:35

YLBHI Diminta Kembali ke Khitah Bela Masyarakat Marginal

Jumat, 17 April 2026 | 21:20

Selengkapnya