Berita

Ilustrasi/Net

Nusantara

Di Tahun 2016, 576 Bencana Longsor Renggut 177 Nyawa

SELASA, 06 DESEMBER 2016 | 19:01 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Ancaman bencana longsor terus meningkat seiring dengan meningkatnya curah hujan. Puncak hujan diperkirakan akan berlangsung pada Januari 2017, sehingga bencana longsor juga diprediksi akan meningkat kejadiannya.

Begitu kata Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho dalam keterangan tertulis kepada redaksi sesaat lalu, Selasa (6/12).

Sutopo mengatakan, bencana longsor kembali terjadi dan memakan korban. Hujan lebat telah menyebabkan dua rumah tertimbun longsor di Kampung Cikatomas II RT 002/003 Desa Cikatomas Kecamatan Cilograng Kabupaten Lebak Provinsi Banten pada Senin (5/12) pukul 15.15 Wib. Longsor menyebabkan dua orang meninggal dunia yaitu H. Muhtar (54) dan Rika (15).


"Longsor juga menyebabkan dua orang luka berat yaitu Hj. Mintarsih (45) dan Ali (28). Kerugian material lain adalah satu rumah rata tanah, satu rumah rusak berat, 2 unit mobil dan 3 unit motor tertimbun longsor," ujarnya.

Sementara itu, tim SAR gabungan telah berhasil menemukan korban ketiga yang tertimbun longsor di Dukuh Tegalsari Desa Bulurejo Kecamatan Karangpandan Kabupaten Karanganyar pada Selasa (6/12). Korban Daliyem (66) warga Desa Bulurejo ditemukan oleh tim SAR gabungan setelah bekerja mencari selama 8 hari.

"Hingga saat ini longsor adalah bencana yang paling banyak menimbulkan korban jiwa meninggal. Secara nasional selama tahun 2016 telah terjadi 576 kejadian longsor dan menimbulkan 177 orang tewas akibat longsor," ungkap Sutopo.

Ia melanjutkan, longsor juga menyebabkan 100 orang luka-luka, 38.506 orang menderita dan mengungsi, 1.069 rumah rusak berat, 987 rumah rusak sedang, 926 rumah rusak ringan, dan puluhan bangunan umum rusak. Diprediksikan kejadian longsor ini masih akan terus bertambah mengingat potensi longsor makin meningkat.

Dijabarkan Sutopo, meningkatnya longsor di Indonesia disebabkan tingginya kerentanan longsor. Terdapat 274 kabupaten/kota di Indonesia yang rawan longsor dengan jumlah penduduk yang tinggal di daerah rawan longsor sedang hingga tinggi sebanyak 40,9 juta jiwa.

"Artinya 40,9 juta jiwa masyarakat tersebut terpapar langsung dari bahaya longsor. Mereka tinggal di lereng-lereng dan tebing pegunungan dan perbukitan yang rawan longsor. Saat ada pemicunya yaitu hujan deras maka terjadi longsor," sambungnya.

"Ironisnya kemampuan mitigasi, baik struktural dan non struktural masyarakat tersebut masih sangat minim. Bahkan masyarakat tidak memiliki kemampuan untuk memproteksi diri dan keluarganya sehingga rentan menjadi korban longsor," pungkas Sutopo. [ian]

Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Mantan Relawan: Jokowi Takut Ijazahnya Terungkap di Pengadilan

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:06

Eggi Sudjana Nyetir Mobil Mewah di Malaysia Bukan Hoaks

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:01

Madu Dari Sydney

Sabtu, 17 Januari 2026 | 23:32

Zakat Harus Jadi Bagian Solusi Kebangsaan

Sabtu, 17 Januari 2026 | 23:27

Sudirman Said Dilamar Masuk Partai Gema Bangsa

Sabtu, 17 Januari 2026 | 23:01

Trump Ancam Kenakan Tarif ke Negara yang Tak Sejalan soal Greenland

Sabtu, 17 Januari 2026 | 22:51

Dirut Indonesia Air Transport Klarifikasi Kru Pesawat Bawa Pegawai KKP Hilang Kontak di Maros Bukan Delapan

Sabtu, 17 Januari 2026 | 22:51

KKP Terus Monitor Pencarian Pesawat ATR 42-500 Usai Hilang Kontak

Sabtu, 17 Januari 2026 | 22:09

Ini Identitas dan Pangkat Tiga Pegawai KKP di Pesawat ATR yang Hilang Kontak di Maros

Sabtu, 17 Januari 2026 | 21:48

Klarifikasi Menteri Trenggono, Pesawat ATR Sewaan KKP yang Hilang Kontak di Maros Sedang Misi Pengawasan Udara

Sabtu, 17 Januari 2026 | 21:37

Selengkapnya