Berita

Net

Politik

Habib Rizieq: Aksi 212 Diikuti Jutaan Orang Berkat Pertolongan Allah

SENIN, 05 DESEMBER 2016 | 04:56 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Aksi Bela Islam III pada Jumat (4/12) lalu diikuti jutaan orang. Padahal, beragam acara dilakukan pihak Kepolisian dan Pemerintah untuk menggalkan aksi untuk menuntut tersangka kasus penistaan agama, Basuki T. Purnama ditahan.

Ketua Dewan Penasihat GNPF-MUI, Habib Muhammad Rizieq Syihab, menjelaskan semua itu berdasarkan anugerah, karunia, dan pertolongan dari Allah Swt.

"Walaupun Aksi Bela Islam III digembosi habis-habisan dengan beragam cara, tapi dengan izin Allah yang menghadiri aksi 212 bukan hanya banyak, tapi berlibat ganda dibandingkan aksi sebelumnya. Tanpa pertolongan Allah, aksi 212 tak bisa dihadiri umat Islam sebanyak itu," jelas Habib Rizieq dalam acara Evaluasi Aksi Bela Islam III di Markaz Syariah FPI, Petamburan, Jakarta, Minggu (4/12).


Dia menjelaskan ada banyak peristiwa menarik saat penggembosan dilakukan untuk menggalkan aksi 212.

"Saat terjadi penggembosan melalui teror dan ancaman, termasuk tekanan terhadap perusahaan transportasi, yang menakjubkan Allah gerakkan hati hamba-hambanya dari Ciamis untuk melawan tekanan tersebut dengan berjalan kaki ratusan kilo meter. Yang menakjubkan di tengah jalan mereka disambut masyarakat dengan keharuan dan memberikan bantuan makanan, minuman," ucapnya.

Spirit juang warga Ciamis tersebut telah mendorong umat Islam lainnya juga menggelar long march untuk ikut aksi 212. Umat Islam dari Bandung, Bogor, Depok juga akhirnya melakukan hal yang sama.

"Orang Jakarta akhirnya malu, ikut juga jalan kaki. Saya lihat dari Condet, Matraman, Petamburan juga ikut jalan kaki. Sampai saya punya istri, ini mobil sudah disiapin, tapi nggak mau. (Katanya) malu sama (orang) Ciamis. Ibu-ibu jalan kaki ke Monas. Energi Ciamis luar biasa. Tidak ada satu pun kekuatan yang mampu menggembosi kekuatan Allah," tegasnya.

Karena itu kata dia lagi, hanya Allah yang mampu menggerakkan hati orang-orang Islam untuk datang ke acara tersebut. Jumlah yang hadir diperkirakan mencapai 7,5 juta orang.

"Tak ada seorang habib pun, tak ada seorang syeikh pun, tak ada seorang kiai pun, tak ada seorang ormas pun, apalagi parpol yang mampu mengumpulkan orang sebanyak itu dengan satu tujuan membela agama. Nggak ada. Itu semua terjadi karena nashrum mina Allah. Tidak lain dan tidak bukan karena pertolongan Allah," tandasnya. [zul]

Populer

Ramadhan Pohan, Pendukung Anies yang Kini Jabat Anggota Dewas LKBN ANTARA

Jumat, 09 Januari 2026 | 03:45

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Kubu Jokowi Babak Belur Hadapi Kasus Ijazah

Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

UPDATE

Kesiapan Listrik dan Personel Siaga PLN Diapresiasi Warga

Sabtu, 10 Januari 2026 | 21:51

Megawati Minta Kader Gotong-Royong Bantu Sumatera

Sabtu, 10 Januari 2026 | 21:35

Muannas Peringatkan Pandji: Ibadah Salat Bukan Bahan Lelucon

Sabtu, 10 Januari 2026 | 21:28

Saksi Cabut dan Luruskan Keterangan Terkait Peran Tian Bahtiar

Sabtu, 10 Januari 2026 | 20:53

Rocky Gerung: Bagi Megawati Kemanusiaan Lebih Penting

Sabtu, 10 Januari 2026 | 20:40

Presiden Jerman: Kebijakan Trump Merusak Tatanan Dunia

Sabtu, 10 Januari 2026 | 19:53

Ostrakisme Demokrasi Athena Kuno: Kekuasaan Rakyat Tak Terbatas

Sabtu, 10 Januari 2026 | 19:31

Megawati Resmikan Pendirian Kantor Megawati Institute

Sabtu, 10 Januari 2026 | 18:53

Khamenei Peringatkan Trump: Penguasa Arogan Akan Digulingkan

Sabtu, 10 Januari 2026 | 18:06

NST 2026 Perkuat Seleksi Nasional SMA Kemala Taruna Bhayangkara

Sabtu, 10 Januari 2026 | 17:36

Selengkapnya