Berita

Nusantara

Riset Anak Bangsa Tingkatkan Kekuatan Maritim Indonesia

SABTU, 03 DESEMBER 2016 | 04:39 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) telah menginisasi program peningkatan kualitas kelembagaan Iptek dan Dikti melalui Program Pengembangan Pusat Unggulan Iptek (PUI) untuk penguatan kapasitas dan kapabilitas lembaga litbang.

Program ini diarahkan dalam menjawab 3 tantangan ke depan, yaitu meningkatkan dukungan nyata iptek terhadap peningkatan daya saing sektor-sektor produksi barang dan jasa, meningkatkan dukungan iptek untuk keberlanjutan dan pemanfaatan sumberdaya alam baik hayati maupun nir-hayati, dan meningkatkan dukungan iptek untuk penyiapan masyarakat Indonesia menyongsong kehidupan global yang maju dan modern.
 
Program peningkatan kualitas kelembagaan Iptek dan Dikti ini terus dikembangkan agar lembaga litbang mampu menghasilkan produk iptek yang berbasis demand/market driven, dalam rangka mendukung peningkatan daya saing sesuai potensi ekonomi daerah.
 

 
Guna memperkuat posisi Indonesia sebagai negara maritim dan mendorong pemanfaatan potensi perikanan yang melimpah, PUI yang dikembangkan dalam fokus unggulan maritim dan perikanan telah menghasilkan beberapa produk inovatif. Begitu banyak hasil penelitian yang sebenarnya dapat digunakan oleh masyarakat guna meningkatkan kekuatan sektor maritim Indonesia.
 
Kita harus memberikan kontribusi nyata pada perekonomian. Dengan kapasitas litbang kita dorong untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Sistemnya bisa disesuaikan, alatnya bisa dikembangkan, fitur apa yang dibutuhkan,” jelas Yudho Baskoro, Kasubdit Lemlitbang Pemerintah Pusat Kemenristekdikti pada acara Coffee Morning Public Expose PUI, Jumat (2/12).
 
PUI yang tergabung dalam Klaster PUI Maritim dan Perikanan antara lain terdiri dari PUI Pemuliaan Ikan (KKP), PUI Bahan Aktif Laut (KKP), PUI Hidrodinamika Bangunan Apung (BPPT), PUI Broadband Wireless Access (ITB), dan PUI Permodelan Data Atmosfer Indonesia (LAPAN).
 
PUI Pemuliaan Ikan pada Balai Penelitian Pemuliaan Ikan Kementerian Kelautan dan Perikanan telah mengembangkan kapasitas riset pemuliaan ikan dalam mendukung sumber daya perikanan air tawar.

"Ikan Nila Srikandi merupakan strain ikan nila unggul yang dipersiapkan untuk perairan bersalinitas tinggi yang merupakan hasil persilangan antara ikan nila hitam nirwana betina dan ikan nila biru jantan dan secara resmi dilepaskan ke masyarakat," pungkasnya. [ian]

Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Mantan Relawan: Jokowi Takut Ijazahnya Terungkap di Pengadilan

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:06

Eggi Sudjana Nyetir Mobil Mewah di Malaysia Bukan Hoaks

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:01

Madu Dari Sydney

Sabtu, 17 Januari 2026 | 23:32

Zakat Harus Jadi Bagian Solusi Kebangsaan

Sabtu, 17 Januari 2026 | 23:27

Sudirman Said Dilamar Masuk Partai Gema Bangsa

Sabtu, 17 Januari 2026 | 23:01

Trump Ancam Kenakan Tarif ke Negara yang Tak Sejalan soal Greenland

Sabtu, 17 Januari 2026 | 22:51

Dirut Indonesia Air Transport Klarifikasi Kru Pesawat Bawa Pegawai KKP Hilang Kontak di Maros Bukan Delapan

Sabtu, 17 Januari 2026 | 22:51

KKP Terus Monitor Pencarian Pesawat ATR 42-500 Usai Hilang Kontak

Sabtu, 17 Januari 2026 | 22:09

Ini Identitas dan Pangkat Tiga Pegawai KKP di Pesawat ATR yang Hilang Kontak di Maros

Sabtu, 17 Januari 2026 | 21:48

Klarifikasi Menteri Trenggono, Pesawat ATR Sewaan KKP yang Hilang Kontak di Maros Sedang Misi Pengawasan Udara

Sabtu, 17 Januari 2026 | 21:37

Selengkapnya