Berita

Foto/RMOL

Politik

HMI Instruksikan Seluruh Kader Ikut Aksi Bela Islam III

KAMIS, 01 DESEMBER 2016 | 18:46 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Keluarga Besar Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), melalui PB HMI, MN Kahmi, dan seluruh eksponen alumni/kader HMI telah menginstruksikan seluruh alumni dan kader HMI se-Indonesia untuk ikut serta dalam Aksi Bela Islam III yang akan berlangsung pada 2 Desember 2016, baik di Jakarta maupun di seluruh daerah tanah air.

Begitu imbauan Kesatuan Aksi Keluarga Besar HMI (KA KBHMI) dalam siaran pers yang dibacakan Ketua Umum PB HMI Mulyadi M Tamsir di Kahmi Center, Jalan Turi, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (1/12).

"Peserta aksi HMI yang tidak bisa datang ke Jakarta diminta untuk aksi di daerah masing-masing. Instruksi memang baru hari ini diberikan, tapi konsolidasi sudah dari jauh-jauh hari," ujarnya.


Sementara itu, ribuan kader HMI sudah mulai berdatangan ke Jakarta untuk ikut aksi super damai di Monas besok.

"Dari sumut datang ada seribu, belum lagi dari Jawa Timur, Lampung, Riau, Kepri juga ada yang ke Jakarta," sambungnya.

Mulyadi menegaskan bahwa tuntutan dalam aksi ini cuma satu, yaitu ingin Gubernur DKI Jakarta (nonaktif) Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok yang sudah jadi tersangka atas kasus penistaan agama segera ditahan.

"Demi tetap menjaga Indonesia sebagai negata hukum dan tuntutan rasa keadilan, kami tetap mendesak agar Basuki Tjahaja Purnama segera Dipenjarakan!" lanjutnya.

Sementara itu anggota Kesatuan Aksi Keluarga Besar HMI, Ahmad Doli Kurnia menjelaskan bahwa kader HMI akan berkumpul di Bundaran HI sebelum kemudian ikut bergabung ke Monas.

Menurutnya, dalam aksi ini kader HMI akan ikut pada kesepakatan antaran GNPF-MUI, MUI, dan Polri yang membatasi aksi hanya di Monas.

"Jadi titik kumpul kita di Bundaran HI. Baru jam setengah 8 kita jalan menuju Monas. Kita taat ulama dan putusan ulama bahwa aksi selesai usai Salat Jumat," pungkasnya. [ian]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

IJTI: Buku Saku 0 Persen Rujukan Penting Pers dan Publik

Sabtu, 11 April 2026 | 18:18

Prabowo Minta Maaf Belum Bawa Pencak Silat ke Olimpiade

Sabtu, 11 April 2026 | 17:50

Aktivis Tegas Lawan Pengkhianat Konstitusi

Sabtu, 11 April 2026 | 17:27

OTT KPK Tangkap 18 Orang, Bupati Tulungagung Digulung

Sabtu, 11 April 2026 | 16:19

Ingatkan JK, Banggar DPR: Kenaikan Harga BBM Bisa Turunkan Daya Beli Masyarakat

Sabtu, 11 April 2026 | 16:14

Wamen Ossy: Satgas PKH Wujud Penyelamatan Kekayaan Negara

Sabtu, 11 April 2026 | 15:54

Jawab Tren, TV Estetik dengan Teknologi Flagship Diluncurkan

Sabtu, 11 April 2026 | 15:21

KNPI Soroti Gerakan Pemakzulan: Sebut Capaian Pemerintahan Prabowo Sangat Nyata

Sabtu, 11 April 2026 | 14:54

Setelah 34 Tahun, Prabowo Pamit dari Kursi Ketum IPSI di Munas XVI

Sabtu, 11 April 2026 | 14:47

Hadiri Munas IPSI, Prabowo Ungkap Jejak Keluarga dalam Dunia Pencak Silat

Sabtu, 11 April 2026 | 14:28

Selengkapnya