Berita

Politik

Kemendikbud Merajut NKRI Melalui Kreasi Audiovisual Sejarah

KAMIS, 24 NOVEMBER 2016 | 16:43 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Direktorat Jenderal Kebudayaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menggelar Lomba Kreasi Audiovisual Sejarah 2016 bagi pelajar SMA/SMK/MA sederajat sebagai upaya menjaga dan mengembangkan kekayaan nilai sejarah dan budaya bangsa,

Program ini merupakan kegiatan dalam bidang sejarah yang bersifat kompetitif dan edukatif, serta diharapkan dapat menjadi wadah bagi generasi muda untuk berekspresi dan berkreasi.

Demikian disampaikan Direktur Jenderal Kebudayaan, Kemendikbud, Dr Hilmar Farid disela-sela acara Malam Apresiasi Lomba Kreasi Audiovisual Sejarah 2016 bertajuk 'Sejarah Merajut Kebhinekaan' di gedung pusat perfilman Usmar Ismail, Jakarta, Rabu (23/11) malam.


"Pertama, saya sampaikan selamat dan terima kasih kepada para peserta yang telah berpartisipasi dalam program kreasi audiovisual. Malam ini adalah kemenangan kreativitas kalian semua," kata Hilmar kepada para finalis sebagaimana keterangan tertulis yang diterima Kamis (24/11).

Hilmar menjelaskan, lomba kreasi audiovisual sejarah pertama kali diadakan pada tahun 2012 sebagai upaya untuk menanamkan karakter bangsa Indonesia melalui pendidikan sejarah.

Lomba kreasi audiovisual sejarah adalah lomba di bidang audiovisual yang mengangkat sejarah maupun budaya masyarakat lokal di daerah-daerah.

"Siswa dituntut aktif dalam mencari sumber sejarah yang tersedia di sekitar lingkungannya, baik itu berupa peristiwa sejarah lokal, tempat-tempat bersejarah, bangunan bersejarah, tokoh daerah, pelaku dan saksi sejarah yang belum tercatat dalam sejarah nasional," kata Hilmar.

"Sumber sejarah yang telah mereka dapatkan kemudian dikemas dalam bentuk audiovisual. Sehingga menjadi relevan bagi kehidupan," ujarnya.

Menurut dia, selama ini sejarah terkesan kaku karena hanya soal menghafal nama, tempat dan waktu. Tetapi melalui audiovisual ini diharapkan sejarah juga menjadi pembelajaran dari sisi lain yang terkandung dalam kehidupan dimasa lalu.

"Masyarakat Indonesia harus mengetahui kreativitas anak bangsa ini‎. Mari kita kenalkan sejarah kepada generasi muda dan anak-anak Indonesia. Teruslah berkarya untuk kemajuan bangsa kita," ucap Hilmar.

Dia menambahkan, generasi muda sebagai bagian dari bangsa perlu mengetahui sejarah bangsa dan daerahnya.

"Karena itu dengan merekam dan membuat karya sendiri, generasi muda diharapkan akan lebih mengenal sejarah dan budayanya sendiri, sehingga muncul rasa cinta dan bangga terhadap kebhinekaan NKRI," ungkapnya.

"Kegiatan ini juga sejalan dengan kurikulum sekolah yang bermuatan lokal dimana hasilnya dapat digunakan sebagai alternatif sumber belajar yang menarik," pungkasnya Hilmar. [ian]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

IJTI: Buku Saku 0 Persen Rujukan Penting Pers dan Publik

Sabtu, 11 April 2026 | 18:18

Prabowo Minta Maaf Belum Bawa Pencak Silat ke Olimpiade

Sabtu, 11 April 2026 | 17:50

Aktivis Tegas Lawan Pengkhianat Konstitusi

Sabtu, 11 April 2026 | 17:27

OTT KPK Tangkap 18 Orang, Bupati Tulungagung Digulung

Sabtu, 11 April 2026 | 16:19

Ingatkan JK, Banggar DPR: Kenaikan Harga BBM Bisa Turunkan Daya Beli Masyarakat

Sabtu, 11 April 2026 | 16:14

Wamen Ossy: Satgas PKH Wujud Penyelamatan Kekayaan Negara

Sabtu, 11 April 2026 | 15:54

Jawab Tren, TV Estetik dengan Teknologi Flagship Diluncurkan

Sabtu, 11 April 2026 | 15:21

KNPI Soroti Gerakan Pemakzulan: Sebut Capaian Pemerintahan Prabowo Sangat Nyata

Sabtu, 11 April 2026 | 14:54

Setelah 34 Tahun, Prabowo Pamit dari Kursi Ketum IPSI di Munas XVI

Sabtu, 11 April 2026 | 14:47

Hadiri Munas IPSI, Prabowo Ungkap Jejak Keluarga dalam Dunia Pencak Silat

Sabtu, 11 April 2026 | 14:28

Selengkapnya