Berita

Gus Mus/Net

Politik

Gus Mus: Shalat Jumat Di Jalan Raya Bid'ah Besar

KAMIS, 24 NOVEMBER 2016 | 03:35 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Mustasyar Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Ahmad Mustofa Bisri berharap rencana untuk menggelar shalat Jumat di sepanjang Jalan Sudirman-Thamrin pada Jumat (2/12) mendatang tak terlaksana.

Pengasuh Pondok Pesantren Raudlatuh Tholibin, Rembang, yang akrab disapa Gus Mus ini menjelaskan dunia Islam pasti heran kalau seandainya shalat Jumat di kawasan tersebut benar-benar terlaksana.

"Kalau benar, wah dalam sejarah Islam sejak zaman Rasulullah SAW baru kali ini ada BID'AH sedemikian besar," cuitnya lewat akun Twitter @gusmusgusmu, Rabu (23/11).


"Kalau benar, apakah dalil Quran dan Hadisnya? Apakah Rasulullah SAW, para sahabat, dan tãbi'iin pernah melakukannya atau membolehkannya?" tanyanya lagi.

"Kalau benar, apakah salat TAHIYYATAL MASJID diganti salat TAHIYYATAT THÃRIQ atau TAHIYYATASY SYÃRI'?" masih kata Gus Mus dalam kicauannya.

Kepada umat Islam yang percaya bahwa dia tidak punya kepentingan politik apapun, Gus Mus mengimbau untuk memikirkan seruannya tersebut dengan pikiran jernih.

"Setelah itu silakan anda bebas utk melakukan pilihan anda. Aku hanya merasa bertanggungjawab mengasihi saudaraku," ungkapnya.

Dia menutup kicauan itu dengan kalimat bahasa Arab: In uriidu illal ishlãha mãs tatha'tu wamã taufiiqii illa biLlãhil 'Aliyyil 'Azhiim.

"Artinya kurang lebih: Aku hanya berniat (ber)baik semampuku; taufikku hanya dengan pertolongan Allah Yang Maha Luhur dan Agung," tandasnya.

Shalat Jumat di sepanjang Jalan Sudirman-Thamrin ini merupakan bagian dari Aksi Bela Islam III. Agenda lain dalam Aksi Super Damai (Menang Dengan Sabar) ini adalah doa-zikir kemenangan dan memperingati Maulid Nabi. Aksi ini menuntut penahanan tersangka kasus penistaan agama Basuki T. Purnama. [zul]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

CELIOS Ungkap Ketimpangan Ekonomi Indonesia 2026

Rabu, 22 April 2026 | 14:13

Penambahan Komando Teritorial Berpotensi Seret TNI ke Politik Praktis

Rabu, 22 April 2026 | 14:05

Mega Syariah Bukukan Akuisisi Dana Pihak Ketiga Rp709 Miliar

Rabu, 22 April 2026 | 14:01

Prabowo Bakal Perbanyak Konser K-Pop di Indonesia

Rabu, 22 April 2026 | 13:49

Konsumsi BBM Harus Bijak di Tengah Gejolak Harga

Rabu, 22 April 2026 | 13:48

Komisi X DPR Sesalkan Dugaan Kecurangan Peserta UTBK Undip

Rabu, 22 April 2026 | 13:48

YLKI Sebut Pajak Tol Salah Sasaran dan Memberatkan Rakyat

Rabu, 22 April 2026 | 13:38

IHSG Sesi I Terkoreksi ke Level 7.544 di Tengah Ketidakpastian Geopolitik Timur Tengah

Rabu, 22 April 2026 | 13:24

Purbaya Pastikan Nasib Utang Whoosh Sudah Rampung

Rabu, 22 April 2026 | 13:10

Prabowo Jajaki Peluang Kirim WNI Ikut Program Kosmonaut Rusia

Rabu, 22 April 2026 | 12:58

Selengkapnya