Berita

Nusantara

3 Korban Kapal Tabrakan Di Perairan Tuban Ditemukan, 12 Lagi Dalam Pencarian

SENIN, 21 NOVEMBER 2016 | 02:39 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Tim Rescue Basarnas berhasil menemukan tiga orang korban awak Kapal Ikan Mulya Jati yang tenggelam di Perairan Tuban, Jawa Timur pada hari kedua pencarian, Minggu (20/11).

Ketiganya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di buritan kapal, tepatnya di dapur dan kamar tidur.

Dengan telah ditemukannya 3 orang korban tersebut, saat ini Tim Rescue Kantor SAR Surabaya masih melakukan pencarian terhadap 12 awak Kapal Ikan Mulya Jati lainya.


Hingga Pukul 16.45 WIB, Tim SAR Gabungan masih melakukan pencarian dan belum ada perkembangan yang dilaporkan ke Kantor Pusat Basarnas.

Dalam pencarian ini, Basarnas didukung dengan berbagai peralatan dan sarana, di antaranya; Helly HR 3601, Kapal Negara SAR 225, Speed Boat Pol Air Tuban, Speed Boat KPLP Tuban, Perahu Karet BPBD Tuban, peralatan water rescue, perahu karet dan alat selam.

Berbagai unsur SAR terlibat dalam pencarian ini, mesti kondisi angin kencang saat itu. Beberapa unsur SAR yang terlibat di antaranya : TNI AL ( KRI Karang Pilang 981 ), Pol Air Daerah Tuban, KPLP Tuban, Syahbandar Brondong Lamongan, BPBD Tuban, DVI Polres Bojonegoro ( Rumah Sakit Wahyu Tetuko Bojonegoro ) dan beberapa awak media.

Pada Sabtu kemarin, seperti dilansir situs Basarnas, kapal berbendera Vietnam  MV Tayson 4 dari Thailand bertabrakan dengan kapal nelayan KM Mulya Jati dengan POB 27 orang. Sebanyak 12 orang ditemukan, sementara 15 orang lainnya masih dalam pencarian.

Tabrakan terjadi di Perairan Tuban dengan titik koordinat 06 32  S-112 08 E dengan kondisi kapal nelayan tersebut dalam posisi terbalik. [zul]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

CELIOS Ungkap Ketimpangan Ekonomi Indonesia 2026

Rabu, 22 April 2026 | 14:13

Penambahan Komando Teritorial Berpotensi Seret TNI ke Politik Praktis

Rabu, 22 April 2026 | 14:05

Mega Syariah Bukukan Akuisisi Dana Pihak Ketiga Rp709 Miliar

Rabu, 22 April 2026 | 14:01

Prabowo Bakal Perbanyak Konser K-Pop di Indonesia

Rabu, 22 April 2026 | 13:49

Konsumsi BBM Harus Bijak di Tengah Gejolak Harga

Rabu, 22 April 2026 | 13:48

Komisi X DPR Sesalkan Dugaan Kecurangan Peserta UTBK Undip

Rabu, 22 April 2026 | 13:48

YLKI Sebut Pajak Tol Salah Sasaran dan Memberatkan Rakyat

Rabu, 22 April 2026 | 13:38

IHSG Sesi I Terkoreksi ke Level 7.544 di Tengah Ketidakpastian Geopolitik Timur Tengah

Rabu, 22 April 2026 | 13:24

Purbaya Pastikan Nasib Utang Whoosh Sudah Rampung

Rabu, 22 April 2026 | 13:10

Prabowo Jajaki Peluang Kirim WNI Ikut Program Kosmonaut Rusia

Rabu, 22 April 2026 | 12:58

Selengkapnya