Berita

Hasto Kristiyanto/Net

Politik

PDIP Hormati Proses Hukum Dan Pastikan Dukungan Pada Ahok-Djarot Tak Berubah

RABU, 16 NOVEMBER 2016 | 15:37 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. PDI Perjuangan berpikiran positif dan menjadikan peristiwa hukum terhadap calon gubernur Basuki Tjahaja Purnama sebagai pembelajaran yang baik dan berharap agar semua pihak percaya pada hukum.

PDI Perjuangan juga selalu berpikir positif dan mengambil pelajaran dari setiap peristiwa politik agar selalu berada di jalan kerakyatan dengan berpedoman pada empat pilar kehidupan berbangsa dan bernegara.

"PDI Perjuangan menghormati proses hukum yang sedang terjadi pada Pak Ahok. Sesuai dengan mekanisme yang ada, dukungan PDI Perjuangan terhadap pasangan Ahok-Djarot tetap dan tidak berubah. Partai mendukung untuk terus berjuang menawarkan gagasan terbaik untuk DKI," kata Sekjen DPP PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, dalam keterangan beberapa saat lalu (Rabu, 16/11).


Hasto memberikan gambaran, saat masa sulit ketika kantor PDI Perjuangan diserang oleh rejim otoriter pada tanggal 27 Juli 1996 pun, Partai memilih jalur hukum sebagai cara untuk membuktikan substansi kebenaran dalam setiap perjuangan. PDI Perjuangan menjadikan peristiwa tersebut sebagai pembelajaran yang baik dan berharap agar semua pihak percaya pada hukum.
"Hukum berintikan keadilan, dan di dalamnya ada penghormatan terhadap prinsip kemanusiaan bahwa segenap warga negara memiliki kedudukan yang sama di mata hukum," ujar Hasto.

Hasto menyebutkan Pilkada DKI adalah proses demokrasi yang wajar. Untuk itu, semua pihak diharapkan bisa berkompetisi secara sehat, berkeadilan, dan menawarkan gagasan terbaik untuk masa depan DKI Jakarta.

"Pilkada DKI momentum untuk menawarkan gagasan dan ide yang terbaik bagi DKI Jakarta yang merupakan gambaran Indonesia mini," tambah Hasto.

Untuk itu, PDIP mengajak seluruh komponen bangsa untuk menjaga suasana yang kondusif, menjunjung tinggi persatuan dan memperkuat komitmen ke-Indonesia-an.

"PDI Perjuangan terus merapatkan barisan, memperkuat dukungan rakyat terhadap Pemerintahan Jokowi-JK. Mari kita berikan kesempatan kepada Pak Jokowi untuk kerja, kerja dan kerja bagi terwujudnya Indonesia Raya," tegas  Hasto.‎

Hasto pun memastikan PDI Perjuangan senantiasa mengedepankan supremasi hukum dan proses peradilan yang terbebas dari intervensi pihak manapun. Ia  mengimbau kepada segenap komponen bangsa baik pemerintah maupun masyarakat untuk menghormati proses hukum yang akan berlangsung dengan semangat persatuan dan kesatuan dalam kebhinekaan.

"Mari kita jadikan perbedaan yang sempat meruncing beberapa waktu yang lalu sebagai momentum untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap upaya memecah belah bangsa," demikian Hasto. [ysa]

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Gibran Tanpa Ijazah

Senin, 05 Oktober 2026 | 00:26

Prabowo dan Presiden FIFA Bakal Saksikan Laga Indonesia Versus Thailand

Senin, 05 Oktober 2026 | 00:07

GPNN: Listyo Berhasil Ubah Kultur Kerja Polri

Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:47

Wantimpres Bukan Sekadar Membenarkan Keputusan Kekuasaan

Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:20

Indonesia Akhiri Asian Games 2026 dengan 5 Emas

Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:03

95 Persen Aspirasi Buruh Diklaim Masuk RUU Ketenagakerjaan

Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:45

DPR Yakin Merger BUMN Mampu Dongkrak Dividen

Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:19

Putusan Sidang Etik Mantan Kasat Reskrim Jakpus Dipertanyakan Kuasa Hukum

Minggu, 04 Oktober 2026 | 21:56

Densus 88 Sikat 11 Tersangka Terorisme di Enam Provinsi

Minggu, 04 Oktober 2026 | 21:35

Ketum PPP Targetkan Satu Fraksi di DPRD Surabaya pada Pemilu 2029

Minggu, 04 Oktober 2026 | 21:23

Selengkapnya