Berita

Foto: Dokumentasi

Kesehatan

Kemenkes Disuruh Bikin Tim Audit Selidiki Proses Tender di RSCM

KAMIS, 10 NOVEMBER 2016 | 23:43 WIB | LAPORAN:

Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) didesak lagi untuk transparan dalam melakukan tender. Soalnya, banyak kalangan curiga proyek tender di situ sarat akan kecurangan.

Begitu dikatakan salah seorang aktivis Komite Aksi Mahasiswa Pemuda untuk Reformasi dan Demokrasi (Kamerad), Randi Ohinaung dalam surat elektronik yang dikirimkan Ke redaksi, Kamis (10/11).

Menurutnya, siang tadi, dia dan sejumlah aktivis Kamerad juga menyuarakan hal yang sama di depan kantor RSCM.


"Kami menduga dimana salah satu peserta tender yaitu PT TRS memiliki jaringan yang kuat di ULP dan memainkan trik khusus, dimana hanya peserta satu satunya yang memasukan dokumen pernyataan persetujuan bisnis," jelasnya.

"Dimana seluruh peserta tender beranggapan bahwa itu bukan surat pernyataan melainkan informasi."

Dia menjelaskan, banyak bukti kecurangan dalam tender tersebut. Salah satunya, dokumen tender tersebut seluruh surat pernyataan ada formatnya di dalam dokumen tender. Peserta tender hanya tinggal mengikuti format yang ada tetapi untuk surat pernyataan ini tidak ada dokumen tender sehingga dianggap bukan sebagai surat pernyataan.

"Tetapi sebagai informasi dan hanya ada peserta tender (PT TRS) yang bisa memasukkan surat pernyataan tersebut," jelasnya.

Seharusnya, kata dia, pada tahapan ini untuk evaluasi administrasi jika mengacu pada halaman belakang berlaku system scoring dan berdasarkan system scoring yang ada harusnya hanya tiga perusahan yang lolos.

"Dan PT TRS bermain dengan ULP ini tidak lolos dan kembali dia mainkan politiknya serta mengugurkan semua peserta sehingga harus diadakan tender ulang, sangat kental ada unsur kesenjangan dalam membuat persyaratan administrasi yang kontradiktif pada dokumen tender pertama," tegasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Presidium Kamerad, Haris Pertama meminta Kementerian Kesehatan segera bentuk tim audit ULP secepatnya untuk menyelidiki dugaan permainan proyek itu.

"Kami mendesak KPK, Kepolisian dan Kejaksaan untuk segera menangkap dan mengadili pihak-pihak yang terlibat dalam permainan pelelangan tender di RSCM," tegasnya.

Pihak RSCM sendiri berjanji akan memeriksa data-data yang diberikan Kamerad untuk diteliti apakah ada indikasi permainan tender di RSCM. [sam]

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

KPK Sita Aset Rp22 Miliar Milik Anwar Sadad, Mulai Rumah hingga SPBE

Rabu, 22 Juli 2026 | 20:42

UPDATE

Pencalonan Kaesang di Solo Raya Sinyal Perang Terbuka PSI vs PDIP

Senin, 27 Juli 2026 | 10:23

Araghchi Ancam Balas Serangan Ukraina ke Kapal Dagang Iran

Senin, 27 Juli 2026 | 10:23

Istana Tegaskan Mundurnya Perry Warjiyo Murni Keputusan Pribadi

Senin, 27 Juli 2026 | 10:13

Kejaksaan Harus Jawab Klaim Kriminalisasi Febrie dengan Bukti

Senin, 27 Juli 2026 | 10:04

KPK Dalami Aliran Dana yang Diduga Disiapkan Bupati Kuansing untuk Raja Juli

Senin, 27 Juli 2026 | 09:57

Penyaluran Bansos Lewat Kopdes Perlu SOP yang Ketat

Senin, 27 Juli 2026 | 09:51

IHSG Merah, Rupiah Ambruk ke Rp17.976 per Dolar AS Usai Gubernur BI Mundur

Senin, 27 Juli 2026 | 09:47

Kasatnarkoba Polres Tangsel Ditangkap Bareskrim

Senin, 27 Juli 2026 | 09:37

Pengamat: Sulit bagi Kaesang dan PSI Kuasai Solo Raya

Senin, 27 Juli 2026 | 09:34

Perjalanan Karier dan Rekam Jejak Perry Warjiyo di Kepemimpinan Bank Indonesia

Senin, 27 Juli 2026 | 09:25

Selengkapnya