Berita

Ahok-Rizal Ramli/net

Politik

Rizal Ramli: Yang Terbaik Adalah Ahok Mengakui Kesalahan Dan Mundur Dari Pilkada

KAMIS, 10 NOVEMBER 2016 | 14:38 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Tokoh nasional Rizal Ramli menyarankan jalan terbaik bagi Basuki T. Purnama (Ahok) dan Presiden Joko Widodo untuk keluar dari situasi kritis yang menggerogoti legitimasi kekuasaan mereka di ibu kota negara dan level nasional.

Masukan dari Rizal bisa dibaca dalam opininya yang berjudul "Jakarta’s Governor Gave Indonesian Islamists an Opening", dimuat website media asing ternama, The Wall Street Journal, edisi Rabu (9/11).

Mantan Menko Perekonomian itu mengatakan, gejolak sosial yang terjadi di ibu kota Indonesia belakangan ini bukan dipicu latar belakang Ahok yang keturunan Tionghoa dan beragama Kristen. Dugaan penistaan agama yang dilakukan Ahok, kata Rizal, adalah kasus terakhir setelah sebelumnya kebijakan-kebijakan Ahok sebagai gubernur memarjinalkan orang-orang miskin dan meninggalkan jejak skandal keuangan.


Rizal menilai janji Presiden Jokowi proses hukum terhadap Ahok akan berjalan cepat dan transparan tidak akan meredam kemarahan masyarakat. Alasannya, mereka yang anti Ahok terlanjur percaya bahwa pengadilan pasti membebaskan Ahok karena kepentingan yang besar dari Presiden Jokowi.

Bagi Jokowi, Ahok bukan cuma mantan rekan kerja sebelum ia meninggalkan jabatan Gubernur Jakarta untuk menjadi calon presiden pada 2014. Tetapi Jokowi juga ingin memanfaatkan Ahok untuk kepentingan politiknya di Pilpres selanjutnya. Sayangnya, keberadaan Ahok di pemilihan kepala daerah Jakarta dapat menyebabkan konsekuensi serius, baik untuk jabatan kepresidenannya dan bahkan untuk negara.

Jika Ahok dinyatakan "tidak bersalah" oleh pengadilan dalam kasus penistaan agama, seperti yang diharapkan Jokowi, ada kemungkinan akan lebih banyak demonstrasi yang tidak hanya menuntut dia mundur tetapi menciptakan perubahan politik yang lebih besar.

"Ada juga risiko serius demonstrasi bisa berubah menjadi kekerasan. Kaum fundamentalis bisa melihat inilah kesempatan mereka untuk mengeksploitasi situasi dan memperkuat cengkeraman mereka di lanskap politik Indonesia. Jika demikian, perekonomian nasional pasti terpuruk dan institusi tentara bisa memutuskan langkah," ungkap anggota panel ahli ekonomi PBB itu.

Rizal mengatakan, skenario terbaik untuk Ahok adalah mengakui kesalahannya dan mengundurkan diri dari pemilihan kepala daerah (Pilkada) Jakarta. Jokowi harus menarik mundur Ahok dan meminta melakukan yang terbaik bagi negara.

"Itu akan meredakan situasi genting dan mencegah fundamentalis untuk mengejar kekuasaan," ungkap Rizal.

Jokowi memenangkan kursi kepresidenan dengan menjanjikan konsentrasi pada reformasi politik dan pertumbuhan ekonomi. Dan untuk memenuhi janji tersebut, dia mesti mengembalikan "jin" yang selalu mengintainya untuk masuk kembali ke dalam botol. [ald]

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

UPDATE

Serangan terhadap Konvoi Pasukan UNIFIL di Lebanon Tewaskan Dua Personel

Selasa, 31 Maret 2026 | 01:53

Mantan Dirjen PHU Hilman Latief Diduga Terima Duit Ribuan Dolar AS

Selasa, 31 Maret 2026 | 01:36

Sejumlah Kades di Lebak Ngadu ke DPR Minta Segera Wujudkan DOB

Selasa, 31 Maret 2026 | 01:10

Maktour Raup Rp27,8 Miliar dari Permainan Kuota Haji

Selasa, 31 Maret 2026 | 00:55

Pengorbanan TNI Bukti Nyata Komitmen Indonesia Jaga Perdamaian Dunia

Selasa, 31 Maret 2026 | 00:41

Mantan Anak Buah Yaqut Diduga Terima 436 Ribu Dolar AS

Selasa, 31 Maret 2026 | 00:14

Serangan Israel ke Pasukan UNIFIL Pelanggaran Serius Resolusi DK PBB

Selasa, 31 Maret 2026 | 00:01

Tim Garuda Gigit Jari Usai Ditekuk Bulgaria 0-1

Senin, 30 Maret 2026 | 23:33

Kader PDIP Siap Gotong Royong Bantu Keluarga Prajurit TNI Gugur di Lebanon

Senin, 30 Maret 2026 | 23:17

DKI Siap Hadirkan Zebra Cross Standar di Jalan Soepomo Tebet

Senin, 30 Maret 2026 | 22:47

Selengkapnya