Berita

Olahraga

Pembangunan Olympic Center Tinggal 50 Persen Lagi

KAMIS, 03 NOVEMBER 2016 | 07:19 WIB | LAPORAN:

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Indonesia, Imam Nahrawi, melakukan kunjungan ke lokasi pembangunan Olympic Center Indonesia di Cibubur, Jakarta Timur.

Setelah mengetahui pembangunan sudah rampung 50 persen, Imam pun berharap Olympic Center sudah bisa ditempati pada Januari 2017.

Olympic Center nantinya akan digunakan untuk tempat pembinaan para atlet Indonesia dari berbagai cabang. Menurut Imam, Olympic Center akan menjadi tempat berlatih para atlet yang dilengkapi dengan sarana berstandar internasional.


"Tadi dibilang penyelesaiannya akan dilakukan pada Desember ini, jadi semoga segera selesai, sehingga pada Januari 2017 sudah bisa ditempati,” kata Imam kepada awak media, Rabu (2/11).

Imam menyatakan, pembangunan Olympic Center ini sangat didukung oleh banyak pihak. DPR pun sudah menyetujui anggaran untuk melengkapi fasilitas di Olympic Center.

"Dengan finishing di Desember, pada 2017 nanti akan kami kebut apa saja yang masih kurang, apakah itu gym dan sebagainya. Anggaran soal itu sudah disetujui DPR," jelas Imam.

Sebelum mengunjungi lokasi Olympic Center, Kemenpora menyerahkan bonus bagi para atlet yang telah meraih medali di Olimpiade dan Paralimpiade. Total ada lima atlet yang menerima bonus.

Sesuai yang dijanjikan sebelumnya, peraih medali emas Olimpiade, ganda campuran Tontowi Ahmad dan Liliyana Natsir, masing-masing mendapatkan bonus sebesar Rp 5 miliar.

Sementara atlet angkat besi, Eko Yuli Irawan dan Sri Wahyuni, yang sama-sama meraih medali perak, mendapat Rp 2 miliar per orang. Ni Nengah Widiasih, atlet angkat berat yang turun di Paralimpiade, mengantongi bonus sebesar Rp 1 miliar atas prestasinya meraih medali perunggu.

"Jerih payah para pahlawan harus lebih dihargai dengan lebih besar dan wajar. Saya ingat waktu itu, Bapak Presiden RI Joko Widodo bertanya berapa bonus untuk para peraih medali. Saya jawab, bahwa peraih emas Rp 5 miliar, lalu perak Rp 2 miliar, dan perunggu Rp 1 miliar," kata Imam.

Selain atlet, pemerintah juga memberi apresiasi kepada pelatih yang telah mengantarkan atletnya berprestasi. Mereka adalah Richard Mainaky yang mendapat Rp 2 miliar, Dirdja Wihardja dan Supeni (pelatih angkat besi) yang masing-masing mendapatkan Rp 800 juta. Serta pelatih Ni Nengah, Koni Ruswanyo, yang mendapat bonus Rp 400 juta.[wid]

Populer

Menyorot Nuansa Politis Penetapan Direksi Pelindo

Senin, 02 Maret 2026 | 06:59

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

Rusia dan China akan Dukung Iran dari Belakang Layar

Minggu, 01 Maret 2026 | 04:20

Jokowi Lebih Jago dari Shah Ruh Khan soal Main Drama

Senin, 23 Februari 2026 | 03:31

Kecelakaan Moge di Kulon Progo, Istri Bos Rokok HS Meninggal

Senin, 02 Maret 2026 | 18:54

PKB Kutuk Pembunuhan Ali Khamenei dan Desak PBB Jatuhkan Sanksi ke Israel-AS

Minggu, 01 Maret 2026 | 18:07

UPDATE

Melangkah Penuh Harapan, Pertamina Jaga Kesiapan Pasokan Jelang Idulfitri

Rabu, 04 Maret 2026 | 20:10

Cerita Tobat Mantan Penambang Ilegal Pongkor

Rabu, 04 Maret 2026 | 19:59

KPK: Tidak Ada Informasi Fadia Arafiq Ditangkap saat Bersama Gubernur Jateng

Rabu, 04 Maret 2026 | 19:43

Antisipasi Perang Dunia, AHY Ajak Perkuat Soliditas Hadapi Skenario Terburuk

Rabu, 04 Maret 2026 | 19:40

Tips Mudik Aman dan Nyaman Tanpa Khawatirkan Rumah Kosong

Rabu, 04 Maret 2026 | 19:17

Presiden Prabowo Batal Hadir Bukber Partai Demokrat

Rabu, 04 Maret 2026 | 19:09

Tak Benar MBG Ganggu Anggaran Pendidikan

Rabu, 04 Maret 2026 | 19:02

Sudah Dibuka, Ini Cara Daftar Mudik Gratis 2026 Pertamina

Rabu, 04 Maret 2026 | 18:53

Spesifikasi Xiaomi 17 dan Daftar Harganya di Indonesia

Rabu, 04 Maret 2026 | 18:38

Gubernur Jateng Bantah Bersama Bupati Pekalongan saat OTT KPK

Rabu, 04 Maret 2026 | 18:33

Selengkapnya