Berita

Politik

PDI Perjuangan Bertekad Bikin Babel Jadi Provinsi Maju

MINGGU, 30 OKTOBER 2016 | 15:19 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. PDI Perjuangan memiliki harapan dan mimpi agar Provinsi Kepulauan Bangka-Belitung semakin maju sehingga makin memiliki daya saing termasuk mengimbangi Singapura. Namun kemajuan itu selayaknya tetap dengan memperhatikan kebudayaan Melayu.

Harapan ini disampaikan Sekjen DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto saat memberikan pengarahan kepada calon Gubernur Bangka-Belitung Rustam Effendi dan jajaran pengurus DPD PDIP Provinsi Kepulauan Bangka-Belitung di, Pangkalpinang, Minggu (30/10).

"Bila nanti pasangan Rustam Effendi dan Irwansyah terpilih untuk memimpin Provinsi Babel, DPP PDI Perjuangan meminta agar Pemerintah Daerah mengembangkan pusat-pusat kebudayaan Melayu di provinsi Babel," ujar Hasto.


Provinsi Kepulauan Bangka Belitung sebelumnya adalah bagian dari Sumatera Selatan, namun mekar menjadi provinsi sendiri pada saat era pemerintahan Megawati Soekarnoputri.

Sehingga kata Hasto, PDIP memberikan perhatian kepada Babel. Bila terpilih, kepemimpinan Rustam dan Irwansyah akan dalam satu poros dengan pemerintahan Pak Jokowi.

"Besar harapan, Pak Rustam yang telah menelurkan berbagai program-program selama menjabat gubernur, akan terpilih kembali di pilkada 15 Februari 2017 mendatang. Sehingga, akan lebih mempermudah pengembangan Provinsi Babel, bila gubernurnya berasal dari PDIP dan memiliki sinergi dan makin memperkuat pemerintahan Pak Jokowi," papar Hasto.

Untuk itu, Hasto memotivasi agar pengurus partai di Babel, makin mensolidkan mesin partai dan dalam satu rampak barisan. Hasto juga mengungkap kedekatan sejarah PDIP dengan Provinsi Babel. Hasto mengingatkan bahwa Bung Karno pernah diasingkan ke Menumbing‎ di Bangka. Pada bagian lain, Hasto mengatakan sosok Rustam Effendi memiliki kesamaan karakter sebagaimana kader PDIP yang kini menjadi Presiden, Joko Widodo.

"Pak Rustam ini gak suka pencitraan. Dia berasal dan seperti rakyat biasa lainnya. Beliau memiliki kesamaan karakter sebagaimana Pak Jokowi," ucap Hasto. [ysa]

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

Praperadilan Dokter Tifa Ditolak, Ini Pertimbangan Hakim

Jumat, 21 Agustus 2026 | 10:25

UPDATE

Jaga Energi dan Cairan, Tantangan 14.000 Pelari Maybank Marathon 2026

Senin, 24 Agustus 2026 | 08:25

Bawa Hasil Riset UGM ke Bursa, SWAP Bidik Dana Segar Rp45 Miliar Lewat IPO\

Senin, 24 Agustus 2026 | 08:14

BEI Agendakan RUPSLB, Catat Syarat Kehadirannya

Senin, 24 Agustus 2026 | 08:00

Iran Anggap Negara Pendukung Perang Ekonomi AS sebagai Musuh

Senin, 24 Agustus 2026 | 07:21

ASBI Laporkan Dugaan Penggelapan ke BEI-OJK, Enam Pihak Jadi Terlapor

Senin, 24 Agustus 2026 | 07:03

Hasil Penelitian Ungkap Air Galon Guna Ulang Tak Berisiko Kanker

Senin, 24 Agustus 2026 | 07:02

Pemuda Katolik NTT Berangkatkan Puluhan Relawan ke Flores

Senin, 24 Agustus 2026 | 06:42

PAN Launching Lapor PAN dan PANsar Murah

Senin, 24 Agustus 2026 | 06:27

Pertina Bawa Polemik Legalitas ke PTUN dan PN Jakpus

Senin, 24 Agustus 2026 | 06:14

TNI AL Berhasil Operasi Patah Tulang Korban Gempa NTT di KRI

Senin, 24 Agustus 2026 | 06:02

Selengkapnya