Berita

Politik

Ratusan Kader TMP Hadiri Refleksi 88 Tahun Sumpah Pemuda

MINGGU, 30 OKTOBER 2016 | 02:45 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda, Taruna Merah Putih (TMP) menggelar malam keakraban sekaligus Refleksi 88 Tahun Sumpah Pemuda. TMP, merupakan organisasi pemuda yang dipimpin oleh Ketua Umum Maruarar Sirait.

Dengan tema reflekasi "Aktualisasi dan Peran Pemuda untuk Persatuan Bangsa," di kantor DPP TMP, Jalan Cik Ditiro Menteng, Sabtu malam (29/10), TMP menghadirkan pembicara Bonnie Triyana, yang merupakan sejarawan muda dam Pimpres Majalah Historia. Acara ini pun dihadiri ratusan kader-kader TMP Jakarta dan berbagai daerah yang ada di Jawa Barat.

Selain dihadiri langsung Maruarar Sirait, acara ini juga dihadiri pengurus DPP TMP seperti Edo Kondologit, Ketua DPD TMP Jakarta Rolas Budiman, Ketua DPD TMP Jawa Barat Noco Siahaan, Ketua DPC TMP Kabupaten Karawang Toto Suripto, Ketua DPC TMP Kota Tangerang Selatan Yonan Alpha Muzela, serta pimpinan TMP dari berbagai daerah lainnya.


Dalam penjelasannya, Bonnie Triyana mengungkapkan bahwa Bahasa Indonesia merupakan alat perekat persatuan bangsa Indonesia. Bangsa Indonesia pun dibentuk oleh peran semua elemen anak bangsa. Jadi apabila ada anggapan merasa paling berjasa dalam mendirikan bangsa, merupakan pemikiran yang salah.

Lebih lanjut Bonnie menyayangkan jika saat ini politik identitas semakin menguat. Baginya politik identitas yang sengaja dimainkan untuk kepentingan elektoral. Yakni untuk menjaring suara atau menjatuhkan lawan dengan isu-isu Sara.

"Sikap seperti ini sangat mengkhianati nasionalisme yang dibangun oleh pendiri bangsa," jelasnya.

Bagi Rolas Budiman, Hari Sumpah Pemuda yang diperingati setiap 28 Oktober harus menjadi momentum untuk menyatukan sekat-sekat perbedaan. Sumpah Pemuda tidak hanya menjadi jargon semata, tapi harus diaplikasikan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Semangat Sumpah Pemuda ini harus menumbuhkan kesadaran bahwa bangsa ini kokoh beridiri karena persatuan antar anak bangsa.

"Persatuanlah yang memerdekakan bangsa ini. Pemuda saat ini harus terus menggelorakan rasa persatuan. Dan bangsa ini  membutuhkan pemuda yang berfikir visioner, pemuda pelopor. TMP hadir ingin melahirkan Pemuda Pelopor bukan Pelapor. Ini merupakan nilai yang selalu ketua Umum tanamkan pada kita semua," katanya.

Ketua DPD TMP Jawa Barat Nico Siahaan mengungkapkan bahwa refleksi  Peringatan Hari Sumpah harus dimaknai sebagai pengingat bagi anak bangsa untuk senantiasa menjaga persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia. Pasalnya semangat dari Sumpah Pemuda ini adalah  menyatukan perbedaan menjadi satu tujuan, yaitu terbentuknya bangsa Indonesia.

Menurutnya semangat persatuan dan kesatuan bangsa harus senantiasa digeloran kepada seluruh anak bangsa. Pasalnya, persatuan yang sejatinya menjadi jantung NKRI ini selalu diusik hanya untuk kepentingan sesaat.

"Saat ini banyak pihak yang ingin membeturkan persatuan bangsa hanya untuk kepentingan politik," katanya. [ysa]

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

UPDATE

Setelah 19 Kapolda Berganti, Apa yang Berubah bagi Masyarakat?

Selasa, 06 Oktober 2026 | 06:19

King Indo Sah Jadi Raja ASEAN Usai Geprek Thailand 4-2

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:54

Jika Gugatan Denny Indrayana Cs Diterima MK Tak Otomatis Gibran Lengser

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:33

Ada Beking Politik, Suyudi Pede Gusur Puluhan Pati-Pamen Loyalis Listyo

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:09

Jaksinema Bakal Jadi Mesin Baru Ekonomi Jakarta

Selasa, 06 Oktober 2026 | 04:55

Bonus Timnas Indonesia Diatur Ketum PSSI

Selasa, 06 Oktober 2026 | 04:38

Nasib Gibran di Tangan MK

Selasa, 06 Oktober 2026 | 04:19

Tak Mudah Pecat Gibran Meski Gugatan Denny Indrayana Cs Dikabulkan MK

Selasa, 06 Oktober 2026 | 03:28

Festival Indonesia 2026 Perkuat Diplomasi Budaya Jakarta-Seoul

Selasa, 06 Oktober 2026 | 03:03

Jakarta Butuh Regulasi Parkir Valet

Selasa, 06 Oktober 2026 | 02:23

Selengkapnya