Berita

Nusantara

Bupati Ajak Wisatawan Datang dan Nikmati Festival Danau Tektonik Poso

SABTU, 29 OKTOBER 2016 | 03:48 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Bupati Poso Darmin. A Sigilipu serius menjadikan Danau Poso sebagai destinasi wisata utama di Tanah Air. Salah satu caranya, Darmin mengajak dan mengundang lebih banyak lagi wisatawan domestik dan mancanegara menyaksikan dan menikmati even tahun Festval Danau Tektonik Poso di Kabupaten Poso Sulawesi Tengah.

Kami ingin lebih banyak lagi wisatawan domestik dan mancanegara datang ke Danau Poso. Nikmati Danau kami, sebab inilah danau terindah dan tercantik di kawasan ini yang belum Anda ketahui sebelumnya,” ujar Darmin dalam keterangan beberapa saat lalu (Sabtu, 29/10).

Darmin mengatakan, Festival Danau Tektonik Poso sempat hilang magnetnya akibat konflik horizontal dan gangguan keamanan selama bertahun-tahun. Namun, saat ini daerahnya kembali menaikkan pamor festival ini untuk menggaet lebih banyak wisatawan datang ke Danau Poso. Darmin mengatakan, Festival Danau Poso akan digelar 2 hingga 5 November 2016 di Kota Tentena, Kabupaten Poso.


Keistimewaan danau ini menurut Bupati, Danau Poso terbentuk dari gempa tektonik yang terjadi jutaan tahun lalu. Beberapa danau di Tanah Air yang terjadi melalui proses ini yakni Danau Singkarak, Danau Matana di Sulawesi Selatan, Danau Towuti dan Danau Poso.  Hal ini membuat Danau Poso menjadi danau terdalam di Asia Tenggara dan menghasilkan ikan endemik, belut berukuran jumbo yang disebut masyarakat lokal sugili.

Selain, itu masih alami, di sekeliling danau ini menyimpan obyek wisata yang menarik seperti Air Terjun Saluopa bertingkat 12, Taman Anggrek Alami Bancea (terbesar di dunia), Patung Megalitik Prasejarah di Napu, Bada.

Selain itu, wisatawan juga dapat menikmati indahnya pasir putih Danau Poso di Siuri. Danau punya pantai berpasir putih kekuning-kuningan alami ya hanya di Poso. Pantai pasir putih bersih itu kan selalu hanya di laut. Kalau di Poso ada pinggiran danau pasirnya bersih putih kekuning-kuningan,” ujar Darmin. [ysa]

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

Praperadilan Dokter Tifa Ditolak, Ini Pertimbangan Hakim

Jumat, 21 Agustus 2026 | 10:25

UPDATE

Harga Daging Sapi Tembus Rp153 Ribu/Kg, Zulhas Buka Opsi Subsidi APBN-APBD

Selasa, 25 Agustus 2026 | 14:18

LPSK Beri Perlindungan kepada Ferry Hongkiriwang, Saksi Kasus Febrie Adriansyah

Selasa, 25 Agustus 2026 | 13:54

Urusan Gula Konsumsi Aman, Kementan Kini Bidik Target Gula Industri di 2028

Selasa, 25 Agustus 2026 | 13:45

Ahmed al-Sharaa Sambut Keputusan AS Hapus Suriah dari Daftar Sponsor Teror

Selasa, 25 Agustus 2026 | 13:42

Geng Haiti Bantai 40 Pengungsi yang Berlindung di Gereja

Selasa, 25 Agustus 2026 | 13:42

Wajah Baru Jakarta, Wagub Rano Resmikan Jaksinema Pasar Rumput

Selasa, 25 Agustus 2026 | 13:29

BMKG Maksimalkan OMC di Kaltim Sepekan Ini untuk Tangani Karhutla

Selasa, 25 Agustus 2026 | 13:19

Dugaan Setoran Importasi Blueray, KPK Cecar Dua PNS Bea Cukai

Selasa, 25 Agustus 2026 | 12:50

Kasus OTT Unsoed Bisa Saja Terjadi di Kampus Lain

Selasa, 25 Agustus 2026 | 12:46

Perketat Imigrasi, Trump Bersiap Cabut 200 Ribu Visa WNA

Selasa, 25 Agustus 2026 | 12:46

Selengkapnya