Berita

Politik

PDIP Bertekad Wujudkan Cilacap Jadi Pintu Kemajuan Jawa Tengah

SELASA, 25 OKTOBER 2016 | 12:59 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Percepatan pembangunan yang dicanangkan Presiden Joko Widodo akan semakin mewujud di Cilacap jika bupati Cilacap berada dalam satu poros kepartaian yang sama dengan PDI Perjuangan.

Demikian disampaikan Sekjen DPP PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, yang datang bersama dua anggota DPR-RI dari Fraksi PDI Perjuangan Budiman Sudjatmiko dan Adi Sulisto, untuk mengembleng seluruh kader PDIP dalam rangka pemenangan pasangan Taufik Nur Hidayat dan Faiqoh Subky untuk pilkada Cilacap (Selasa, 25/10).

"Terlebih Pak Ganjar Pranowo, dan seluruh kepala daerah dari PDIP se Jawa Tengah juga siap bergotong royong untuk kemenangan Taufiq-Faiqoh dalam Pilkada Cilacap. Cilacap adalah pintu kemajuan percepatan pembangunan Jawa Tengah,"


Dalam pengarahannya kepada pengurus dan kader partai di Cilacap, Hasto pun menyampaikan pesan kepada seluruh anggota, kader dan simpatisan partai agar berjuang mewujudkan wajah politik yang membangun peradaban.

"PDI Perjuangan bertekad agar gambaran kekuasaan yang berpihak wong cilik, kekuasaan yang bertopang pada nilai-nilai kebudayaan Indonesia, dan kekuasaan yang membawa harapan untuk hidup lebih baik harus terus diperjuangkan," ucapnya.

Lebih lanjut Hasto menegaskan bahwa Budiman Sudjatmiko memiliki tugas untuk menggerakkan desa sebagai pusat pergerakan ekonomi rakyat.

"Desa dibawah kepemimpinan Pak Jokowi menjadi orientasi pembangunan dari pinggiran. Kemandirian desa dengan infrastruktur produksi pangan, perikanan, dan pengembangan kebudayaan sangat penting untuk merubah kemiskinan yang ada di desa-desa," jelasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Adi Sulisto juga menyampaikan komitmennya untuk berjuang bagi kemajuan Cilacap.

"Saatnya Cilacap dipimpin oleh kepala daerah yang merakyat dan terintegrasi dengan kekuatan relijius dan keibuaan melalui sosok Ibu Faiqoh," ucap Adi. [ysa]

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Kiprah Yadyn, Jaksa yang Antar Febrie Adriansyah ke KPK

Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:55

UPDATE

Kopilot Malaysia Ngaku Diupah Rp220 Juta Selundupkan 26 Kg Ekstasi ke Jakarta

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 00:20

Merdeka dalam Keserakahan: Ilusi Kemerdekaan di Usia 81 Tahun

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 00:02

Polda Metro Masih Selidiki Dugaan Pencabulan oleh Oknum Pendeta

Jumat, 31 Juli 2026 | 23:52

Loyalis Anies Dicecar KPK soal Jual Beli Properti di Kasus TPPU Rita Widyasari

Jumat, 31 Juli 2026 | 23:25

Begini Respons Deddy Sitorus Usai Dilaporkan KWP ke MKD

Jumat, 31 Juli 2026 | 23:02

Warga Tuban Terdampak Debu Pabrik, Semen Indonesia Mangkir Dipanggil DPRD

Jumat, 31 Juli 2026 | 22:11

Terjang Ombak, Dedikasi Mantri BRI Buka Jalan Akses Finansial Pulau Seram

Jumat, 31 Juli 2026 | 22:02

Bea Cukai Ciduk Kopilot Kurir Narkoba, Duit Negara Rp207,9 Miliar Selamat

Jumat, 31 Juli 2026 | 21:41

Transformasi Danantara Dongkrak Pendapatan Telkom hingga Tembus Rp75,9 Triliun

Jumat, 31 Juli 2026 | 21:22

Polda Metro Jaya Cokok 728 Tersangka Curanmor

Jumat, 31 Juli 2026 | 21:06

Selengkapnya