Berita

Hukum

Polisi Harus Tetap Usut Laporan Dugaan Penistaan Islam Oleh Ahok!

SENIN, 10 OKTOBER 2016 | 21:48 WIB | LAPORAN:

Kasus dugaan penistaan agama Islam dan menebar kebencian oleh Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama harus tetap diusut oleh pihak kepolisian.

Anggota DPD RI, Fahira Idris menegaskan bahwa laporan yang sudah disampaikan sejumlah pihak ke polisi juga harus tetap ditindaklanjuti, meski Ahok sudah memutuskan untuk meminta maaf.

"Pagi ini Pak Basuki sudah meminta maaf, & sebagai muslim kita wajib memaafkan, tetapi karena kasus ini sudah dibawa ke ranah hukum, sebagai warga negara yg baik kita wajib menghormati proses hukum terkait hal ini," jelas dia dalam akun twitter pribadinya, @fahiraidris (Senin, 10/10).


Menurut dia, teguran keras dari MUI Jakarta ke Ahok membuktikan bahwa apa yang disampaikan Ahok di Kepulauan Seribu tersebut merupakan kesalahan fatal.

"Proses hukum wajib terus dilanjutkan agar ini menjadi pelajaran bagi siapa saja, bahwa Indonesia adalah negara hukum dan ada konsekuensi hukum bagi tindakan-tindakan yang diduga kuat melanggar hukum," jelasnya.

"Demikian tweet sy ttg "Hukum Jangan Hanya Tajam Ke Bawah, Tetapi Tumpul Ke Atas"."

Selain Angkatan Muda Muhammadiyah, Ahok juga dilaporkan oleh sejumlah ormas maupun sejumlah lembaga di Indonesia. Mereka diantaranya, Forum Anti Penistaan Agama (Fupa), yang terdiri dari gabungan Ikatan Keluarga Alumni Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (IKA UMSU) se-Jabodetabek, Keluarga Alumni Universitas Muhammadiyah se-Nusantara (Kauman) dan Lembaga Advokasi Konsumen Muslim Indonesia (LAKMI).

Ahok dilaporkan dengan pasal 156 KUHP tentang Penistaan Agama. [sam]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Lazismu Kupas Fikih Dam Haji: Daging Jangan Menumpuk di Satu Titik

Jumat, 15 Mei 2026 | 02:12

Telkom Gandeng ZTE Perkuat Pengembangan Infrastruktur Digital

Jumat, 15 Mei 2026 | 01:51

Menerima Dubes Swedia

Jumat, 15 Mei 2026 | 01:34

DPD Minta Pergub JKA Dikaji Ulang dan Kedepankan Musyawarah di Aceh

Jumat, 15 Mei 2026 | 01:17

Benarkah Negeri ini Dirusak Pak Amien?

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:42

Pendidikan Tinggi sebagai Arena Mobilitas Vertikal Simbolik

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:37

KNMP Diharapkan Mampu Wujudkan Hilirisasi Perikanan

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:22

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

Pembangunan SR Masuk Fase Darurat, Ditarget Rampung Juni 2026

Kamis, 14 Mei 2026 | 23:33

Harga Minyakita Masih Tinggi, Pengangkatan Wamenko Pangan Dinilai Percuma

Kamis, 14 Mei 2026 | 23:18

Selengkapnya