Berita

Pastor Markus Solo Kewuta SVD dan Alessandro Del Piero/Dok AM Pribadi Putut Prabantoro

Olahraga

Psst...Del Piero Mau Datang Ke Indonesia

MINGGU, 09 OKTOBER 2016 | 11:54 WIB | LAPORAN:

Pesebakbola dunia dari Italia, Alessandro Del Piero dalam waktu dekat akan mengunjungi Indonesia.

Sekalipun belum diketahui kepastian waktunya, mantan pemain Yuventus itu menegaskan rencana kedatangannya di Indonesia melalui sebuah rekaman di Vatikan.
Rencana kunjungan itu  terungkap dalam rekaman singkat Del Piero melalui video singkat yang direkam oleh Pastor Markus Solo Kewuta SVD, satu-satunya pastor asal Indonesia yang menjadi pejabat di Vatikan.
 
Rekaman tersebut dikirimkan Markus Solo kepada AM Putut Prabantoro, Ketua Gerakan Ekayastra Unmada (Semangat Satu Bangsa) pada Jumat (7/10).

Rekaman tersebut dikirimkan Markus Solo kepada AM Putut Prabantoro, Ketua Gerakan Ekayastra Unmada (Semangat Satu Bangsa) pada Jumat (7/10).
 
Sebanyak dua kali Markus Solo secara khusus bertemu dengan Alessandro Del Piero dalam Konferensi  Olahraga untuk Pelayanan Kemanusiaan (Sport At The Service of Humanity The First Global Conference on Sport & Faith) di Aula Paulus ke VI, Vatikan, Rabu (5/10). Konferensi yang berlangsung selama tiga hari itu, seperti yang dilaporkan oleh Markus Solo, dihadiri oleh Sekjen PBB Ban Ki-Moon, Ketua Komite Olimpiade Internasional Thomas Bach, para pemuka agama seluruh dunia dan para atlit.  Alessandro del Piero, menjadi tamu kehormatan dalam acara tersebut.
 
Dalam rekaman tersebut yang diterjemahkan oleh Markus Solo, Del Piero itu mengatakan, Hei.. I am Allesandro. Hope to visit soon to Indonesia, and just to say Hei to the all football fans. See you soon.. bye bye .. Ciao…”.
 
Meskipun belum secara resmi, Markus Solo mengatakan, ada indikasi bahwa Del Piero akan bekerjasama dengan Vatikan untuk mengkampanyekan antikorupsi dan antidiskriminasi dalam bidang olahraga. Kunjungan ke Indonesia itu, menurut Markus Solo, dalam rangka kampanye aksi Sport At The Service of Humanity” (Olahraga Dalam Pelayanan Bagi Kemanusiaan).
 
Dalam pembukaan The First Global Conference on Sport & Faith, Paus Fransiskus mengajak pemimpin dan masyarakat olahraga untuk melawan diskriminasi yang terjadi dalam dunia olahraga dan sekaligus mengajak masyarakat olahraga untuk melawan korupsi  yang terjadi di dunia olahraga. Selain itu, pimpinan tertinggi Umat katolik itu juga menegaskan dimensi keterbukaan dari dunia olahraga dengan merangkul semua orang tanpa perbedaan.
 
Lebih jauh Paus menjelaskan bahwa merupakan kepedihan yang sangat bagi olahraga dan kemanusiaan jika masyarakat tidak dapat mempercayai lagi hasil dari olahraga. Hilangnya kepercayaan masyarakat terhadap olahraga akan menghilangkan antusiasme atau kegembiraan serta menyurutkan partisipasi masyarakat dalam olah raga.
 
Dalam olah raga sebagaimana kehidupan, Paus mengurai lebih dalam, hasil dari sebuah pertandingan olah raga adalah penting. Namun demikian, bermain dengan baik dan jujur jauh lebih penting. Paus berkeyakinan bahwa konferensi tersebut mendorong  para peserta  konferensi untuk mengksplor lebih jauh tentang kebaikan dari olah raga dapat diberikan kepada masyarakat dunia.
 
Selain mengutuk korupsi dalam tubuh olah raga, Paus Fransiskus juga menyerukan agar para atlit olah raga bebas dari doping serta mendorong para atlit untuk menggunakan olah raga sebagai pengembangan personal dan kesetiakawanan.
 
Menurut Markus Solo, Alessandro del Piero adalah olahragawan dunia yang oleh Vatikan dipandang sebagai sosok yang memiliki integritas dan kredibilitas. Kehadiran Alessandro Del Piero dalam konferensi Sport At The Service Humanity” memang diundang secara khusus oleh Vatikan dan mendapat antusiasme dari para peserta.
 
"Ya boleh disebut, meski belum resmi, Alessandro itu duta untuk Sport At the Service Humanity. Yang jelas kunjungan Del Piero ke Indonesia dalam rangka mengkampanyekan gerakan anti korupsi, anti diskriminasi di olah raga dan sekaligus membangun perdamaian dan kerukunan dunia melalui olahraga," ujar Markus Solo seperti dikutip Putut Prabantoro dan diteruskan kepada Kantor Berita Politik RMOL di Jakarta, Minggu (9/10).
 
Oleh karena itu, menurut Putut, Markus Solo menyediakan diri sebagai jembatan bagi siapa saja dari Indonesia yang ingin juga terlibat dalam kehadiran Del Piero di Indonesia.[wid]
 

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

UPDATE

Tanpa Laboratorium Kuat, RI Hanya Jadi Pasar Teknologi Asing

Sabtu, 18 April 2026 | 00:13

Megawati-Dubes Jerman Bahas Geopolitik dan Antisipasi Krisis Global

Sabtu, 18 April 2026 | 00:01

Mahasiswa ITB Goyang Erika

Jumat, 17 April 2026 | 23:39

Kereta Api Bakal Hadir di Tanah Papua

Jumat, 17 April 2026 | 23:21

Industri Kosmetik dan Logistik Wajib Halal Oktober 2026

Jumat, 17 April 2026 | 23:01

Revisi UU Pemilu Rawan jadi Bancakan Parpol

Jumat, 17 April 2026 | 22:36

Pesan Prabowo di Dharma Santi 2026: Jaga Harmoni, Perkuat Persaudaraan

Jumat, 17 April 2026 | 22:14

Menkop: Prabowo Tegaskan Negara Hadir Atur Ekonomi Lewat Kopdes

Jumat, 17 April 2026 | 21:45

Dewas Didesak Gelar Perkara Laporan terhadap Jubir KPK

Jumat, 17 April 2026 | 21:35

YLBHI Diminta Kembali ke Khitah Bela Masyarakat Marginal

Jumat, 17 April 2026 | 21:20

Selengkapnya