Berita

Marc Marquez/Net

Olahraga

Marquez Berat Kunci Gelar Juara

MotoGP
KAMIS, 06 OKTOBER 2016 | 09:44 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Marc Marquez berpelu­ang mengunci gelar juara dunia musim ini pada bala­pan MotoGP di Sirkuit Twin Rig Motegi, Jepang pada 16 Oktober mendatang.

Dengan tersisa empat bala­pan lagi di musim ini, poin Marquez cukup jauh dikejar para pesaingnya. Pebalap Spanyol itu memimpin 52 poin di depan Valentino Rossi dan terpaut 66 angka dari Jorge Lorenzo.

Tapi agar bisa mengunci gelar juara dunia, Marquez harus mengumpulkan 24 poin lebih banyak dibanding Rossi dan mendapat 10 poin lebih banyak dibanding Lorenzo pada balapan tersebut.


Itu artinya, Marquez harus jadi juara dan The Doctor finis di posisi 15 atau lebih rendah lagi. Sementara Lorenzo harus menuntaskan balapan di luar podium.

Sialnya, Sirkuit Motegi tidak bersahabat dengan Marquez, karena dia belum sekalipun memenangi balapan di sana pada kelas premier.

Berbeda dengan para pesaingnya seperti Lorenzo jadi juara di musim 2009, 2013, dan 2014. Sementara Daniel Pedrosa meraih tiga kemenangan dalam lima balapan terakhir di sirkuit tersebut.

Sementara itu operator MotoGP, Dorna Sport telah merilis jadwal pramusim MotoGP 2017 yang mulai berlangsung akhir tahun ini. Seperti tahun-tahun sebelumnya, tes pramusim per­tama 2017 akan digelar di Valencia setelah putaran terakhir musim 2016 pada 15-16 November.

Usai tes di Valencia, uji coba berikutnya akan diselenggara­kan di Sirkuit Sepang, Malaysia, pada 30 Januari dan 1 Februari 2017. Selanjutnya pembalap akan digiring ke Australia pada 15-17 Februari untuk tes pramusim di Phillip Island.

Sirkuit Losail di Qatar akan menjadi tuan rumah terakhir jadwal pramusim pada 10-12 Maret. Balapan MotoGP 2017 diawali di Sirkuit Losail pada 23-26 Maret, dilanjutkan dengan grand prix pertama di Sirkuit tersebut. ***

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

UPDATE

Tanpa Laboratorium Kuat, RI Hanya Jadi Pasar Teknologi Asing

Sabtu, 18 April 2026 | 00:13

Megawati-Dubes Jerman Bahas Geopolitik dan Antisipasi Krisis Global

Sabtu, 18 April 2026 | 00:01

Mahasiswa ITB Goyang Erika

Jumat, 17 April 2026 | 23:39

Kereta Api Bakal Hadir di Tanah Papua

Jumat, 17 April 2026 | 23:21

Industri Kosmetik dan Logistik Wajib Halal Oktober 2026

Jumat, 17 April 2026 | 23:01

Revisi UU Pemilu Rawan jadi Bancakan Parpol

Jumat, 17 April 2026 | 22:36

Pesan Prabowo di Dharma Santi 2026: Jaga Harmoni, Perkuat Persaudaraan

Jumat, 17 April 2026 | 22:14

Menkop: Prabowo Tegaskan Negara Hadir Atur Ekonomi Lewat Kopdes

Jumat, 17 April 2026 | 21:45

Dewas Didesak Gelar Perkara Laporan terhadap Jubir KPK

Jumat, 17 April 2026 | 21:35

YLBHI Diminta Kembali ke Khitah Bela Masyarakat Marginal

Jumat, 17 April 2026 | 21:20

Selengkapnya