Berita

Raheem Sterling/Net

Olahraga

Sterling Lebih Bebas Bersama Guardiola

RABU, 05 OKTOBER 2016 | 09:23 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Raheem Sterling menyindir cara bermain yang diterapkan Manuel Pellegrini yang mem­buatnya tidak berkembang. Pemuda kelahiran Jamiaka 21 tahun silam itu banyak menda­pat kritik sejak ia dibeli dari Liverpool di musim panas sebe­lumnya.

Namun musim ini ia seolah kembali menemukan bentuk permainan terbaiknya di bawah asuhan Josep Guardiola. "Tahun ini, semua berbeda. Saya sempat berbicara dengan Pep dan dia menunjuk­kan di mana ingin saya bermain dan apa yang diinginkannya. Dia katakan sisanya terserah saya," kata Sterling.

Sterling bilang, selama dia­suh Pellegrini merasa tidak bisa mengeluarkan kemampuan alaminya. Semuanya hanya didasarkan pada satu atau dua sentuhan. Saya tidak bisa meng­giring bola


"Guardiola mengatakan den­gan kemampuan saya, saya harus sering coba melewati lawan, melepaskan umpan dan juga mencetak gol. Selain itu saya juga di­minta kembali ke posisi begitu kehilangan bola. Ini adalah tantangan yang hebat. Saya merasa mendapat lebih banyak kebebasan untuk berekspresi sekarang," ujarnya.

Sementara itu, Thibaut Courtois yakin Chelsea masih merupakan salah satu favorit juara Premier League musim ini, meski mere­ka tampil kurang memuaskan da­lam beberapa pekan terakhir. Chelsea kembali ke jalur kemenan­gan akhir pekan lalu, usai mengalahkan Swansea 2-0, setelah sebelumnya hanya meraih satu angka di tiga laga liga di September.

Saat ini The Blues duduk di peringkat tu­juh klasemen, namun hanya tertinggal lima angka di belakang Manchester City.

"Masih terlalu awal untuk berbicara mengenai bagaimana kami tersingkir dari bursa juara. Kita semua tahu Premier League dan ini bisa berubah dengan amat cepat," tutur Courtois.

Kabar lainnya, dua manajer klub Inggris senasib dipecat dari jabatannya setelah gagal mengangkat performa buruk tim. Roberto Di Matteo belum lama menjabat sebagai manajer klub divisi dua Inggris Aston Villa. Namun, performa buruk tim asuhannya membuat mantan manajer Chelsea itu terpaksa kehilangan jabatan. Di Matteo resmi dipecat 3 Oktober 2016. Sejak diangkat pada 2 Juni 2016, berarti bekas gelandang Italia itu hanya 124 hari menduduki kursi manajer Villa.

Performa Villa di tangan Di Matteo memang mencemaskan. Dalam 12 pertandingan musim ini, Di Matteo cuma bisa membawa Villa meraih satu kemenangan, tujuh hasil im­bang dan sudah menelan empat kekalahan.

Nasib serupa dialami Francesco Guidolin yang dipecat sebagai pelatih Swansea City. Pemecatan ini merpakan ujung dari keka­la­han Swansea dari Liverpool 2-1 di pekan ketu­juh Premier League 2016/2017. Ini juga adalah pemecatan per­tama pelatih di Premier League musim ini.

Dari tujuh laga, Guidolin baru membawa Swansea meraup 4 poin. Guidolin pun mengakhiri sembilan bulan kebersamaannya bersama di klub ini. Sebagai pengganti, Swansea menda­tangkan Bob Bradley. Sekaligus menjadi pelatih pertama asal Amerika Serikat yang melatih di Premier League. ***

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Prabowo Kumpulkan Petinggi Militer

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:25

UPDATE

Presiden Prabowo Patok Belanja Negara Rp4.097 Triliun, Defisit Rp671,2 T di 2027

Jumat, 14 Agustus 2026 | 18:15

Pemerintah Anggarkan Belanja Rp4.097 Triliun untuk Delapan Program Prioritas di 2027

Jumat, 14 Agustus 2026 | 17:59

Titah Prabowo Usut Tambang Ilegal Wajib Dilaksanakan TNI-Polri

Jumat, 14 Agustus 2026 | 17:55

Prabowo Targetkan Efisiensi Rp360 Triliun dari Belanja Pemerintah

Jumat, 14 Agustus 2026 | 17:41

Muktamar NU dalam Pusaran Politik Kepentingan Umat

Jumat, 14 Agustus 2026 | 17:20

Prabowo Usul Beri Kewarganegaraan Ganda bagi Diaspora dengan Talenta Terbaik

Jumat, 14 Agustus 2026 | 17:10

Iwan Sumule: Program Prabowo adalah Amanat Konstitusi

Jumat, 14 Agustus 2026 | 17:09

Kepastian RUU Perampasan Aset, Menteri Hukum: Tunggu DPR Gelar Uji Publik

Jumat, 14 Agustus 2026 | 16:53

Prabowo Siapkan Ambulans Udara hingga Tim Dokter Terbang untuk Layani Daerah Terpencil

Jumat, 14 Agustus 2026 | 16:52

Prabowo Buka Opsi Datangkan Dokter dari Luar Negeri untuk Praktik di Indonesia

Jumat, 14 Agustus 2026 | 16:32

Selengkapnya