Berita

Foto: Dok

Olahraga

Agum Berpesan Kepada Calon Exco Jangan Saling Serang

SELASA, 04 OKTOBER 2016 | 10:46 WIB | LAPORAN:

Komite Pemilihan (KP) PSSI menggelar acara pertemuan dengan para calon ketua umum dan wakil ketua umum PSSI 2016-2020 di kediaman Agum Gumelar, Jalan Panglima Polim, Jakarta Selatan pada Senin (3/9) malam.

Para calon exco yang tampak hadir antara lain Edy Rahmayadi, Tonny Apriliani, Kurniawan Dwi Julianto, Johar Arifin Husin dan Moeldoko. Sedangkan calon waketum yakni Sihar Sitorus, Yesayes Oktavianus, Andi Rukman dan Gatot Haryo Sutedjo.

Berdasarkan verifikasi yang dilakukan KP, termasuk proses yang diajukan ke Komite Banding Pemilihan (KBP). Ada  sembilan nama caketum PSSI. Mereka adalah Benhard Limbong, Djohar Arifin Husin, Eddy Rumpoko, Edy Rahmayadi, Erwin Aksa, Kurniawan Dwi Yulianto, Moeldoko, dan Sarman El Hakim. Sedangkan untuk cawaketum berjumlah 17 orang.


Dalam kesempatan tersebut, Agum berharap kongres PSSI 17 Oktober nanti berjalan  sukses.

"Ini kongres PSSI bukan kongres partai politik. Jadi saya meminta sportivitas dijunjung tinggi," ujarnya.

"Warisan terbesar olahraga adalah persahabatan. Sosialisasikan kepada voters, tapi jangan ada black champain jangan ada saling serang," imbuh Agum mengingatkan di hadapan apra calon exco yang hadir.

Buat yang menang, Agum berpesan untuk menjadikan itu rasa syukur dan bangga. Sebaliknya yang kalah harus berjiwa besar.

Agum Gumelar juga menitipkan harapan dari masyarakat terkait sepakbola nasional, khususnya PSSI yang dalam beberapa tahun terakhir tidak pernah stabil. Mulai konflik pengurus hingga hubungan dengan pemerintah yang tidak harmonis.

"Masalah sepakbola harus segera selesai. Harapan saya kongres ini harus sukses dan menghasilkan sesuatu buat masyarakat luas. Pahami dan hayati betul harapan masyarakat ini," tutur Agum.[wid] 

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

UPDATE

Tanpa Laboratorium Kuat, RI Hanya Jadi Pasar Teknologi Asing

Sabtu, 18 April 2026 | 00:13

Megawati-Dubes Jerman Bahas Geopolitik dan Antisipasi Krisis Global

Sabtu, 18 April 2026 | 00:01

Mahasiswa ITB Goyang Erika

Jumat, 17 April 2026 | 23:39

Kereta Api Bakal Hadir di Tanah Papua

Jumat, 17 April 2026 | 23:21

Industri Kosmetik dan Logistik Wajib Halal Oktober 2026

Jumat, 17 April 2026 | 23:01

Revisi UU Pemilu Rawan jadi Bancakan Parpol

Jumat, 17 April 2026 | 22:36

Pesan Prabowo di Dharma Santi 2026: Jaga Harmoni, Perkuat Persaudaraan

Jumat, 17 April 2026 | 22:14

Menkop: Prabowo Tegaskan Negara Hadir Atur Ekonomi Lewat Kopdes

Jumat, 17 April 2026 | 21:45

Dewas Didesak Gelar Perkara Laporan terhadap Jubir KPK

Jumat, 17 April 2026 | 21:35

YLBHI Diminta Kembali ke Khitah Bela Masyarakat Marginal

Jumat, 17 April 2026 | 21:20

Selengkapnya