Berita

Foto: Net

Olahraga

PON XIX JABAR

Laga Gulat Kembali Ricuh, DKI Akan Protes Keras

KAMIS, 29 SEPTEMBER 2016 | 08:57 WIB | LAPORAN:

Gulat PON XIX/2016 ricuh lagi. DKI Jakarta mengajukan protes keras kepada panitia karena dianggap terlampau curang membela pegulat tuan rumah dalam pertandingan hari terakhir di GOR Saparua Bandung Rabu (28/9).

Peristiwa kericuhan ini terjadi pada waktu pertandingan kelas 71 kg antara pegulat DKI Jakarta, Andika, melawan pegulat tuan rumah, Ergi. Pada waktu Andika mengguling lawannya Ergi di babak pertama, seharusnya teknik gulingan itu dapat menghasilkan poin. Akan tetapi Ergi melakukan kesalahan dengan cara menghambat laju gulingan badannya dengan cara menggaet kaki Andika. Itu sebabnya gulingan tidak berhasil.

Apa yang dilakukan Ergi menurut pelatih yang menangani Andika, Amirudin, jelas harus dinyatakan salah dan poin untuk Andika. Karena teknik gulingan tersebut ditahan maka keadaan berbalik Ergi yang mengunci Andika hingga menghasilkan nilai sempurna "Toss " untuk kemenangan bagi pegulat tuan rumah.


Sebenarnya ketika Ergi melakukan kesalahan, pelatih DKI Amirudin mengajukan protes tetapi keputusan wasit tidak dapat diubah.

Amirudin naik matras pertandingan gulat dan terjadi adu mulut dengan dewan juri sementara keamanan sudah penuh lapangan. Di tribun penonton nyaris  terjadi baku-hantam antar suporter masing-masing tim. Mujur Ketua Pengprov gulat DKI, Steven Setiabudi Musa masuk lapangan menenangkan seluruh ofisial DKI sehingga pertandingan dapat dilanjutkan kembali.

Steven Setiabudi Musa yang adalah juga anggota DPRD DKI Jakarta ini kepada awak media memaparkan bahwa pihaknya  akan mengajukan protes keras atas peristiwa ini.

"Semuanya demi masa depan PON yang penuh sportivitas dan persahabatan. Tidak  boleh ada PON seperti PON XIX/2016 di Bandung Jabar ini lagi," tuturnya.[wid]

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Prabowo Kumpulkan Petinggi Militer

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:25

UPDATE

Presiden Prabowo Patok Belanja Negara Rp4.097 Triliun, Defisit Rp671,2 T di 2027

Jumat, 14 Agustus 2026 | 18:15

Pemerintah Anggarkan Belanja Rp4.097 Triliun untuk Delapan Program Prioritas di 2027

Jumat, 14 Agustus 2026 | 17:59

Titah Prabowo Usut Tambang Ilegal Wajib Dilaksanakan TNI-Polri

Jumat, 14 Agustus 2026 | 17:55

Prabowo Targetkan Efisiensi Rp360 Triliun dari Belanja Pemerintah

Jumat, 14 Agustus 2026 | 17:41

Muktamar NU dalam Pusaran Politik Kepentingan Umat

Jumat, 14 Agustus 2026 | 17:20

Prabowo Usul Beri Kewarganegaraan Ganda bagi Diaspora dengan Talenta Terbaik

Jumat, 14 Agustus 2026 | 17:10

Iwan Sumule: Program Prabowo adalah Amanat Konstitusi

Jumat, 14 Agustus 2026 | 17:09

Kepastian RUU Perampasan Aset, Menteri Hukum: Tunggu DPR Gelar Uji Publik

Jumat, 14 Agustus 2026 | 16:53

Prabowo Siapkan Ambulans Udara hingga Tim Dokter Terbang untuk Layani Daerah Terpencil

Jumat, 14 Agustus 2026 | 16:52

Prabowo Buka Opsi Datangkan Dokter dari Luar Negeri untuk Praktik di Indonesia

Jumat, 14 Agustus 2026 | 16:32

Selengkapnya