Jaya Suprana/Net
Jaya Suprana/Net
DALAM membela Sandyawan Sumardi dari cemooh, hujatan dan fitnah akibat sang pejuang kemanusiaan dari Jeneponto membela rakyat tergusur, mantan mahasiswa aktifis kemanusiaan yang kini pengusaha sukses, Tadius Prio Utomo menganggap kebijakan pemerintah yang memaksa warga tergusur pindah ke rumah susun sewa ibarat memindahkan burung peliharaan ke sangkar yang bagus tapi tidak bisa mencari nafkah sambil kehilangan kehidupan sosialnya. Bahkan ada pengamat sosial yang "kejam" menganggap rusunawa sebagai sejenis kamp konsentrasi bagi para warga tergusur.
Pengibaratan burung peliharaan dan kamp konsentrasi itu terkesan berlebihan terutama bagi mereka yang meyakini bahwa kebijakan rusunawa bijak bahkan sangat manusiawi. Namun tidak ada salahnya kita merenungi kebijakan rusunawa secara lebih seksama dengan lensa yang lebih obyektif tanpa berpihak ke pihak manapun. Dapat diyakini bahwa tujuan kebijakan rusunawi adalah positif dan konstruktif demi memberikan tempat permukiman yang lebih baik, bersih, sehat, sejahtera bagi para warga yang tergusur atas nama pembangunan kota Jakarta menjadi lebih tertib, bersih, sehat, aman dan sejahtera.
Bagi mereka yang tidak tergusur -termasuk saya- memang sulit memahami kenapa ada warga yang menolak dipindah ke pemukiman yang lebih baik, bersih, sehat, sejahtera. Apalagi pada kenyataan, terbukti banyak warga tergusur yang mau dipindah ke rusunawa. Di sini, alasanologi sebagai upaya mempelajari alasan demi mencari kebenaran, dapat mempersembahkan manfaat. Dengan menelaah alasan warga tergusur yang mau dipindah dan yang tidak mau dipindah ke rusunawan, kita dapat mencari kebenaran pada kebijakan rusunawa.
Populer
Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25
Senin, 02 Februari 2026 | 13:47
Kamis, 05 Februari 2026 | 08:34
Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07
Jumat, 06 Februari 2026 | 03:49
Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50
Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41
UPDATE
Sabtu, 07 Februari 2026 | 10:15
Sabtu, 07 Februari 2026 | 10:15
Sabtu, 07 Februari 2026 | 10:01
Sabtu, 07 Februari 2026 | 09:52
Sabtu, 07 Februari 2026 | 09:47
Sabtu, 07 Februari 2026 | 09:41
Sabtu, 07 Februari 2026 | 09:31
Sabtu, 07 Februari 2026 | 09:16
Sabtu, 07 Februari 2026 | 09:01
Sabtu, 07 Februari 2026 | 08:52