Berita

Politik

Berhembus Kabar Jokowi Perintahkan Ketum Parpol Dukung Ahok

JUMAT, 16 SEPTEMBER 2016 | 10:58 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Presiden Jokowi kabarnya sudah memanggil sejumlah pimpinan partai politik agar mendukung Basuki 'Ahok' Tjahja Purnama di Pilgub DKI 2017.

Punggawa parpol yang sudah dipanggil itu, Ketum PKB Muhaimin Iskandar dan Ketum PPP Romahurmuziy. Keduanya menghadap ke Istana di waktu yang berbeda.

Secara eksplisit, Jokowi meminta Cak Imin ikut mengusung Ahok. Hal yang sama disampaikan kepada Romy. Jokowi sangat berkepentingan menggolkan Ahok kembali memimpin Jakarta. Bagi Jokowi, Ahok adalah mitra strategis.


Jokowi juga memberi peringatan kepada Cak Imin dan Romy. Legalitas PPP yang sah akan diberikan ke kubu Djan Faridz jika Romy tak mendukung Ahok.

Adapun kepada Cak Imin, Jokowi menyinggung-nyinggung soal korupsi THR kardus duren, kasus yang muncul saat Cak Imin menjabat Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi.

Informasi yang diperoleh menyebutkan bahwa basyira wa nadzira (memberi kabar gembira dan memberi peringatan) yang disampaikan Jokowi ditolak mentah-mentah oleh Cak Imin dan Romy. Keduanya meminta meminta maaf tidak bisa mendukung Ahok.

Romy beralasan bahwa Jakarta adalah basis strategis suara PPP. Ka'bah akan hancur lebur jika mendukung Ahok. Alasan utama kader dan simpatisan PPP Jakarta menolak Ahok karena beda agama.

Kabarnya lagi, Cak Imin memberi jawaban lebih diplomatis. Dia menjawab bahwa PKB sudah memiliki jagoan yang akan diusung yang merepresentasikan Nahdliyin. Terlebih, sesuai aturan PKB, keputusan cagub yang diusung menjadi kewenangan DPW, bukan DPP.[wid]

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

UPDATE

Dialog BEM di Makassar: Gerakan Mahasiswa Harus Independen dan Berbasis Data

Rabu, 17 Juni 2026 | 20:17

DPR Apresiasi Perbaikan Haji di Era Prabowo, Antrean Jemaah Turun Jadi 26 Tahun

Rabu, 17 Juni 2026 | 20:14

KPK Soroti Nama Besar yang Muncul dalam Persidangan Kasus Bea Cukai

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:59

Polri Serius Garap Universitas Kepolisian yang Bisa Diakses Masyarakat Umum

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:42

Tiyo Ardianto dan Tradisi Panjang Anak Rakyat dalam Sejarah Pergerakan Indonesia

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:33

RUU Perkoperasian Buka Jalan Koperasi Jadi Soko Guru Perekonomian

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:25

Masyarakat Kemuning Ngadu ke BAM DPR soal Klaim Kawasan Hutan

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:21

FPHI Ultimatum OJK, Minta Kejelasan Laporan Keuangan Danantara

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:10

KPK Tagih Perbaikan Sistem MBG di Era Kepala BGN Baru

Rabu, 17 Juni 2026 | 18:56

Kinerja Bertumbuh, Pelindo Setor Rp7,81 Triliun kepada Negara

Rabu, 17 Juni 2026 | 18:50

Selengkapnya