Berita

Kesehatan

DPR Ingin BPOM Bisa Menyita Dan Menyidik Seperti KPK

SELASA, 13 SEPTEMBER 2016 | 22:42 WIB | LAPORAN:

Perlu terobosan baru untuk mengatasi peredaran obat palsu dan ilegal yang marak belakangan ini. Di antaranya dengan menambah kewenangan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

Demikian disampaikan Anggota Komisi IX DPR RI, Irma Suryani Chaniago di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Selasa (13/9).

Kewenangan BPOM yang perlu ditambah adalah kewenangan untuk menyita barang bukti, dan menyidik. Pasalnya saat ini peredaran obat-obatan palsu dan ilegal kian marak karena BPOM hanya memiliki kewenangan inspeksi mendadak (sidak).


"BPOM bisa seperti KPK. Karena kalau cuma sidak, tapi tidak bisa sita dan sidik, percuma," ujarnya.

Menurut dia selama ini tidak sedikit pelaku kejahatan obat-obatan dan makanan hanya dijerat hukuman ringan atau bahkan bebas. Kurang maksimalnya penegakan hukum itu selama ini karena BPOM tak bisa mengawal proses hukumnya di Bareskrim Mabes Polri.

"Kalau dilepasin ke Bareskrim saja seperti selama ini, BPOM tidak bisa kawal selain ada yang sering lolos, hukumannya juga tidak membuat efek jera," katanya.

Dia mengaku DPR akan membuat rancangan undang-undang untuk memperkuat BPOM. Namun sebelum membuat undang-undang baru, politisi Partai Nasdem ini mengimbau pemerintah mengeluarkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) yang dilekatkan dengan UU Kesehatan untuk menguatkan kewenangan BPOM. [zul]

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Tiket Jakarta Fair Tidak Ramah Kantong Rakyat Berpenghasilan Rendah

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:21

UPDATE

Kampus Demokrasi Obama

Selasa, 23 Juni 2026 | 05:54

Presiden Prabowo Kemudikan Kapal Indonesia Menuju Ekonomi Pancasila

Selasa, 23 Juni 2026 | 05:36

Merekonstruksi Ulang Konsolidasi Kebangsaan

Selasa, 23 Juni 2026 | 05:18

Keberadaan DSI Perlu Dievaluasi Ulang dalam Tata Niaga Sawit

Selasa, 23 Juni 2026 | 04:59

Usaha Jufriyah Terus Keruk Cuan Bersama BRI

Selasa, 23 Juni 2026 | 04:34

Perdamaian AS-Iran Tanpa Israel

Selasa, 23 Juni 2026 | 04:16

Turnamen Tenis Meja Masduki Cup 2026 Mengukir Asa Menuju Pentas Dunia

Selasa, 23 Juni 2026 | 03:55

BRI Consumer Expo 2026 Makassar Hadirkan Berbagai Solusi Finansial

Selasa, 23 Juni 2026 | 03:35

Koperasi Menjaga Keseimbangan

Selasa, 23 Juni 2026 | 03:15

Gaya Hidup Sehat dan Kebersamaan Harus jadi Kebutuhan

Selasa, 23 Juni 2026 | 02:55

Selengkapnya