Berita

Foto: Puspen TNI

Pertahanan

TNI Beli 3 Kapal Perang Dari Inggris

SENIN, 12 SEPTEMBER 2016 | 14:57 WIB | LAPORAN:

Kasum TNI Laksdya TNI, Didit Herdiawan mewakili Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo menghadiri bilateral meeting dengan Admiral Sir Philip Jones KCB ADC, First Sea Lord and Chief of Naval Staff United Kingdom di sela-sela kegiatan The 2016 Annual Chiefs of Defense (CHOD) Conference di Filipina baru-baru ini.

Pada kesempatan tersebut, Kasum TNI menjelaskan bahwa hubungan diplomatik kedua negara dibuka pada tahun 1949. Selama ini terbina dan telah diwujudkan melalui pembentukan UK-Indonesia Partnership Forum (joint statement antara Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan PM Tony Blair mengenai Indonesia and the UK: towards a modern and dynamic partnership) pada kunjungan PM Tony Blair ke Indonesia, Maret 2006.

"Indonesia memandang Inggris sebagai negara yang mendukung proses reformasi dan demokratisasi sejak tahun 1998, dan juga menilai Inggris sebagai negara yang memiliki peranan penting dalam percaturan politik global," kata Laksdya TNI Didit Herdiawan.


Lebih lanjut ia menyampaikan bahwa saat ini hubungan kedua negara, termasuk kerja sama bidang pertahanan dan militer sudah sangat baik dan terus meningkat. Peningkatan dari wujud kerja sama ini telah dituangkan dalam Memorandum of Understanding (MoU) yang telah ditandatangani oleh Menhan kedua negara pada tanggal 1 November 2012 di London.

"Dokumen kesepakatan kerja sama ini diharapkan dapat terus mendasari terciptanya peluang peningkatan kerja sama militer dan pertahanan kedua negara yang lebih baik di masa-masa mendatang," ujar Kasum TNI.

Dalam perkembangannya hubungan kerja sama kedua negara di bidang pertahanan dan militer, menurut Kasum TNI telah menunjukkan kemajuan yang sangat signifikan, yang ditandai dengan adanya kerja sama militer dalam bidang pendidikan, pelatihan, industri pertahanan dan saling kunjung pejabat tinggi militer kedua negara.

Selain itu terjadi juga, pertukaran kunjungan kapal Angkatan Laut kedua negara, seperti KRI Dewaruci yang berkunjung ke Inggris dalam rangka tall ships races pada Agustus 2010 dan balasan HMS Richmond ke Indonesia dalam rangka informal visit pada Mei 2011.

Kasum TNI juga menyampaikan saat ini, TNI telah menerima tiga kapal perang jenis Multi Role Light Frigate (MRLF) buatan British Aerospace Engineering (BAE).

"Pembelian ini, merupakan tindak lanjut dari hasil kunjungan PM Inggris Cameron pada 11 April 2012 tentang kerja sama di bidang industri pertahanan," imbuh Didit.
 
Diakhir pertemuannya Kasum TNI menyampaikan terima kasih atas terlaksananya pertemuan bilateral ini, yang telah menghasilkan ide-ide peningkatan kerja sama militer yang brilian dan signifikan.

"Pertemuan ini tentunya akan menjadi momentum yang baik dalam upaya meningkatkan kerja sama pertahanan dan militer kedua negara, khususnya dalam menghadapi berbagai tantangan keamanan bersama di kawasan  regional, dan dapat berkontribusi bagi peningkatan hubungan baik kedua negara," pungkas Kasum TNI.[wid]

 

Populer

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Strategi Perang Laut Iran Miliki Relevansi dengan Indonesia

Minggu, 19 April 2026 | 05:59

Inflasi Pengamat dan Ilusi Kepakaran di Era Digital

Minggu, 19 April 2026 | 05:45

Relawan MBG Kini Wajib Didaftarkan BPJS Ketenagakerjaan

Minggu, 19 April 2026 | 05:23

PB HMI Ajak Publik Pakai Rasionalitas Hadapi Polemik JK

Minggu, 19 April 2026 | 04:55

Perlawanan Iran: Prospek Tatanan Dunia Baru

Minggu, 19 April 2026 | 04:35

PDIP Setuju Parpol Wajib Lapor soal Pendidikan Politik Pakai Uang Negara

Minggu, 19 April 2026 | 04:15

JK: Rismon Mau Ketemu Saya dengan Tujuh Orang, Saya Tolak!

Minggu, 19 April 2026 | 03:53

Komnas HAM Desak Panglima TNI Evaluasi Operasi Militer di Papua

Minggu, 19 April 2026 | 03:30

Belajar dari Era Jokowi, PDIP Ingatkan Partai Koalisi Pemerintah Jangan Antikritik

Minggu, 19 April 2026 | 03:14

Indonesia Harus Belajar Filsafat dan Strategi dari Perang Laut Iran 2026

Minggu, 19 April 2026 | 02:55

Selengkapnya