Berita

Desvian Bandarsyah/Net

Politik

Akademisi Dukung Wacana Full Day School

SELASA, 06 SEPTEMBER 2016 | 15:45 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Pengamat Pendidikan yang juga Wakil Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Univeristas Muhammadiyah Prof Dr Hamka (Uhamka) Desvian Bandarsyah mendukung wacana full day school yang dilontarkan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy.

‎"Wacana full day school merupakan perspektif yang perlu dipandang dari sisi substansial. Sebab siswa dan generasi muda kita memerlukan wadah dan sarana untuk mengembangkan diri secara utuh," kata Wakil Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Univeristas Muhammadiyah Prof Dr Hamka (Uhamka) Desvian Bandarsyah dalam keterangan yang diterima redaksi, Selasa (6/9).

Pentingnya full day school diterapkan karena permasalahan lingkungan sosial di mana anak didik berada telah mengalami perubahan dan proses degradasi yang tajam. Baik itu perubahan secara moral maupun sosial. Karenanya, sekolah berfungsi menjadi semacam substitusi dari lingkungan sosial dalam mengagregasikan siswa secara psikologis dan sosiologis.


Apabila gagasan tentang full day school diinjeksikan dalam kerangka pemikiran semacam itu, maka ide ini akan menutup "lubang" yang ditinggalkan oleh lingkungan sosial.  

"Keberadaan siswa dalam waktu yang panjang memberikan ruang luas bagi mereka untuk menjalani kehidupan dengan membentuk karakter diri yang utuh," sebutnya.

Namun demikian, ide full day school perlu ditopang oleh model pendekatan pendidikan yang berjalan atas prinsip berkemajuan dan menggembirakan.

Nah, Muhammadiyah sebenarnya menawarkan gagasan tersebut untuk menjawab praktek penyelenggaraan pendidikan dan pembelajaran  yang selama ini cenderung kaku, mengkungkung dan mekanistik.

Disebutkannya, pendidikan yang progresif atau berkemajuan dan menggembirakan diyakini dapat menyelami karakter peserta didik secara lebih mendalam dan menyeluruh.

"Siswa atau anak didik mesti didorong mempelajari proses kehidupan melalui pendidikan yang berkemajuan dan menggembirakan,"‎ pungkasnya.[dem]

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

UPDATE

Belajar dari Hanson, Sritex dan Duta Palma: Korporasi Terseret Korupsi Tak Harus Ikut Mati

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:05

Tiba-tiba Ramai Bicara Adab

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:00

Manuver Sony Sonjaya Pengaruhi Opini Publik

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:38

Satpam Didorong Jadi Garda Terdepan Pelayanan dan Keamanan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:32

Inggris Kalahkan Kroasia Lewat Drama Enam Gol

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:21

Pesan Khusus Kiai Suyuti Toha untuk Bangsa dan Negara

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:07

1945-1950: Kota Pengungsi, Kota Ketakutan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:02

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

Membaca Tomy Winata: Ketika Modal, Negara, dan Kekuasaan Belajar Bertahan

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:14

Kelompok Oposisi Cari Celah Bangun Narasi Pemerintah Tidak Kompeten

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:02

Selengkapnya