Berita

Foto/Net

Olahraga

Cilaka, Masak Nanti Sepatu Peserta PON Belepotan Tanah

Tersisa 11 Hari, Fasilitas Belum Kelar
SELASA, 06 SEPTEMBER 2016 | 09:42 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Pembukaan Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX di Jawa Barat (Jabar) tinggal 11 hari lagi. Publik pengguna media sosial Tanah Air menyoroti penyelenggara, karena sejumlah fasilitas belum siap.

Pengguna jejaring sosial Twitter dengan akun @imanbr, misalkan, mengungkapkan salah satu masalah yang terjadi pada persiapan PON Jabar. Yakni akses jalan yang belum selesai dibangun.

"Problem klasik NKRI, bikin haja­tan olahraga selalu belum siap. PON dua minggu lagi, jalan tol menuju stadion masih tanah," katanya.


Akun @yuyuhwi menyindir bah­wa seluruh persiapan akan selesai hanya dengan doa. "Kita harus banyak berdoa agar matahari lambat terbit dan proyek itu bisa diselesai­kan oleh sangkuriang dalam waktu semalam, hahaha," sindirnya.

Akun @ChangAdichandra mensinyalir ada kendala pendanaan dalam persiapan PON. "Biasanya sub kontraktor belum dibayar dan tagihan bahan bangun lama belum dibayar, kontraktor jadi nggak dikasih barang. Dana belum cair," katanya.

Akun @alitummay mendesak, pemerintah pusat dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan pengawasan. Jangan sampai muncul kasus korupsi pasca pelaksanaan PON, seperti yang ter­jadi pada PON Riau.

"Biar nggak ada dusta di antara kita. pengawasan dari KPK itu penting. Jangan sampe terjadi seperti PON sebelumnya. Awasi jalannya... #PONJabarXIX," desaknya.

Netizen @imanbr mengatakan, seharusnya persiapan pagelaran nasional selesai beberapa bulan sebelum dimulai. Bukan diselesai­kan tergesa-gesa seperti sekarang "Idealnya fasilitas selesai dibangun beberapa bulan sebelum hari H, sudah dilakukan uji coba event. Ini masih berpacu dengan kontraktor," katanya.

Akun @wak_apul mengang­gap, pemerintah Jawa Barat hanya memiliki keinginan besar, namun tidak diimbangi kemampuan, "Nafsu besar, tenaga kurang."

Akun @endangwiganti menilai pelaksanaan PON selama ini hanya ajang buang anggaran, "Kayaknya ajang PON sekadar absurd angga­ran infrastruktur yang gila-gilaan. Lihat aja kasus-kasus korupsi after PON."

Akun @imanbr menyoroti jalan menuju Stadion GBLA Bandung belum diaspal. "Waduh masak nanti pembukaan PON, sepatu penonton dan peserta belepotan tanah semua. Cilaka," khawatirnya.

Akun @fajarnugros melontarkan guyonan, jalan akses menuju stadion yang belum diaspal memang disen­gaja, karena akan digunakan untuk perlombaan off road, "Loh mungkin itu venue cabang off-road?"

Lain lagi kritik netizen @YohanesEko. Dia menyoroti sosialisasi PON Jabar melalui berbagai baliho di Jawa Barat yang dominan mema­jang gambar Ahmad Heryawan, padahal dia bukan maskot PON. "Gubernurnya keasyikan narsis, ya gini akibatnya," katanya.

Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan yang biasa disapa Aher, minggu lalu mengecek persia­pan sejumah pembangunan vanue pertandingan. Pemeriksaan untuk memastikan venue siap digunakan pada perhelatan PON yang dimulai 11 hari lagi.

Aher antara lain melihat pembangunan venue cabang olahraga taekwondo, hockey indoor, softball, sepak takraw, renang, loncat indah dan renang indah, yang berlokasi di kompleks Kampus UPI Bandung, serta venue sepeda gunung di Cikole Lembang.

Dia berencana meninjau seluruh venue pertandingan yang tersebar di 16 kabupaten dan kota di Jawa Barat. "Kita nyicil ya, peninjauan sudah ke Pangandaran, Arcamanik, Kompleks Siliwangi dan sekarang ke kompleks UPI, di sini ada 7 cabang olahraga. Alhamdulillah semuanya lancar dan sudah siap," klaim Aher seperi dikutip dari situs Pemprov Jawa Barat, jabarprov.go.id.

Dia menambahkan, pengecekan tahap akhir akan dilakukan pada 9 September 2016 atau seminggu sebelum digelarnya PON. Khusus untuk memastikan persiapan di Stadion GBLA Bandung, yang akan menjadi tempat pelaksanaan open­ing ceremony.

Pada tanggal itu juga rencananya akan digelar doa bersama demi kelancaran dan kesuksesan PON XIX dan Peparnas XV Jabar.

"Kita doa bersama dan istighosah mulai siang sampai sore, kemu­dian dzikir bersama dengan ustadz Arifin Ilham atau dengan Aa Gym," terangnya.

Opening ceremony pada tanggal 17 September nanti akan dibuka oleh Presiden Joko Widodo, Aher dan pengurus PB PON Jawa Barat akan diundang terlebih dahulu ke Istana Presiden untuk audiensi.

"Tanggal 13 September nanti kami diundang oleh Presiden untuk audiensi terkait upacara pembukaa. Kemarin untuk penutupan sudah dengan Pak Wapres. Untuk upacara pembukaan sudah siap," klaim Aher. ***

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Prabowo Kumpulkan Petinggi Militer

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:25

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

UPDATE

Presiden Prabowo Patok Belanja Negara Rp4.097 Triliun, Defisit Rp671,2 T di 2027

Jumat, 14 Agustus 2026 | 18:15

Pemerintah Anggarkan Belanja Rp4.097 Triliun untuk Delapan Program Prioritas di 2027

Jumat, 14 Agustus 2026 | 17:59

Titah Prabowo Usut Tambang Ilegal Wajib Dilaksanakan TNI-Polri

Jumat, 14 Agustus 2026 | 17:55

Prabowo Targetkan Efisiensi Rp360 Triliun dari Belanja Pemerintah

Jumat, 14 Agustus 2026 | 17:41

Muktamar NU dalam Pusaran Politik Kepentingan Umat

Jumat, 14 Agustus 2026 | 17:20

Prabowo Usul Beri Kewarganegaraan Ganda bagi Diaspora dengan Talenta Terbaik

Jumat, 14 Agustus 2026 | 17:10

Iwan Sumule: Program Prabowo adalah Amanat Konstitusi

Jumat, 14 Agustus 2026 | 17:09

Kepastian RUU Perampasan Aset, Menteri Hukum: Tunggu DPR Gelar Uji Publik

Jumat, 14 Agustus 2026 | 16:53

Prabowo Siapkan Ambulans Udara hingga Tim Dokter Terbang untuk Layani Daerah Terpencil

Jumat, 14 Agustus 2026 | 16:52

Prabowo Buka Opsi Datangkan Dokter dari Luar Negeri untuk Praktik di Indonesia

Jumat, 14 Agustus 2026 | 16:32

Selengkapnya