Berita

Jokowi-Budi-Mega

Pertahanan

Dulu Tolak Lantik, Kok Kini Jokowi Ajukan BG Sebagai Calon Kepala BIN?

SENIN, 05 SEPTEMBER 2016 | 04:42 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Presiden Joko Widodo menunjuk Komjen Budi Gunawan sebagai calon Kepala BIN yang akan menggantikan Letjen (Purn) Sutiyoso. Pengajuan calon Kepala BIN ke DPR merupakan hak prerogatif Presiden.

"Gerindra menghargai dan menghargai usulan Presiden," jelas Wakil Sekretaris Jenderal DPP Partai Gerindra, Andre Rosiade, (Senin, 5/8).

Namun, pengangkatan Wakil Kepala Polri tersebut harus benar-benar diawasi bersama agar nantinya BIN mengawal keamanan bangsa, menjaga Indonesia dari munculnya benih-benih dan tindak terorisme serta menjaga diri kepentingan politik praktis.


Karena itu jangan sampai keputusan mendapuk ajudan Megawati Soekarnoputri saat menjabat Presiden RI tersebut bermotif politik. Yaitu, dijadikan alat barter politik agar PDIP mengusung Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) sebagai cagub pada di Pilkada 2017 mendatang.

"Jangan sampai penunjukan BG dijadikan alat politik, misalnya sebagaimana isu yang santer dikabarkan sebagai barter pencalonan Ahok. Padahal dalam Pilkada DKI, Ahok tidak mendaftarkan diri ke PDIP," sambungnya. [Baca: Pengajuan BG Sebagai Kepala BIN Panjar Dari Jokowi Untuk Mega Agar Dukung Ahok?]

Apalagi, dia mewanti-wanti pula jangan sampai penunjukan Komjen BG terkait Pilpres 2019. Mengingat posisi Kepala BIN sangat sentral dalam menentukan sebuah kebijakan. Karena tugas utamanya adalah mengumpulkan berbagai informasi sebagai bahan pertimbangan Presiden dalam menentukan kebijakan.

"Semua pihak harus mengkritisi penunjukan BG, jika tidak demokrasi kita bukannya semakin membaik tetapi akan semakin mundur," tandas tokoh Minang ini.

Kekhawatiran Andre tersebut tampaknya beralasan. Pasalnya, Presiden pernah menolak melantik Budi Gunawan sebagai Kapolri buntut kisruhnya dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Kisruh yang kemudian memakan korban dua petinggi komisi antirasuah, Abraham Samad dan Bambang Widjojanto.

Jauh sebelum pencalonan BG sebagai Kapolri, namanya juga disebut-sebut sebagai tim utama pemenangan Jokowi pada Pilpres 2014. Pertemuannya dengan petinggi PDIP Trimedya Pandjaitan yang menyeruak ke publik menjadi indikasinya.

"Setelah gagal dan Tito menjadi Kapolri, BG akhirnya dikasih posisi Kepala BIN. Berkaca dari sejarah itu, penunjukan BG ini warning bagi tegaknya demokrasi ke depan. Jangan sampai BIN ditarik-tarik untuk kepentingan politik," demikian Andre.

Sebelumnya, Menseneg Pratikno sudah menepis anggapan bahwa pengajuan nama Budi Gunawan ini sebagai barter agar Megawati mendukung Ahok. [Baca: Mensesneg Tepis Ada Barter Di Pergantian Kepala BIN[zul]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

KPK Sita Dokumen dan BBE Usai Geledah Rumah Mewah Anggota Polri Yayat Sudrajat

Kamis, 10 September 2026 | 20:17

Pendalaman Fakta dan Penegakan Hukum Transparan Diperlukan di Kasus DJKA

Kamis, 10 September 2026 | 20:12

Tim 9 Kejagung Temukan Bukti Pemerasan Febrie di Kasus Jiwasraya

Kamis, 10 September 2026 | 20:05

Konsisten Perkuat Investasi Berkelanjutan, DPLK BRI Raih Kehati ESG Award 2026

Kamis, 10 September 2026 | 19:58

Waketum Golkar: Prabowo Konsisten Satukan Berbagai Warna Politik untuk Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 19:50

Rombak Ratusan Pejabat, Purbaya Minta Kemenkeu Bergerak Lebih Cepat

Kamis, 10 September 2026 | 19:40

Iwakum Dorong Pengerahan Maksimal Cari Lima Jurnalis Hilang di Selat Sunda

Kamis, 10 September 2026 | 19:31

Menyoal Kasus Dadan Cs, JMI: Jangan Ramai di Awal, Lalu Hilang di Tengah Jalan

Kamis, 10 September 2026 | 19:14

Polisi Siap Sikat Penimbun Masker di Tengah Erupsi Gunung Anak Krakatau

Kamis, 10 September 2026 | 19:01

Pembagian 50:50 Kuota Haji Tambahan Ternyata Kebijakan Gus Yaqut

Kamis, 10 September 2026 | 18:45

Selengkapnya