Berita

Foto: Kabidpenum Puspen TNI, Kolonel Czi Berlin G.

Pertahanan

Kontingen Garuda Disemat UN Peacekeeping Medal

JUMAT, 02 SEPTEMBER 2016 | 12:46 WIB | LAPORAN:

Kepercayaan dunia kepada TNI sungguh luar biasa, reputasi diakui, sehingga prajurit yang ditugaskan wajib menjaga kepercayaan ini.

"Ingat, reputasi dan kepercayaan bukan dibangun dalam sehari, tetapi bertahun-tahun," demikian Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo saat menyaksikan upacara penyematan UN Peacekeeping kepada 1.169 prajurit Kontingen Garuda sekaligus turut menyematkan bersama-sama Inspektur Upacara (Irup) Force Commander-Kepala Misi Unifil Mayor Jenderal Michael Beary di lapangan UN Posn 7-1 Adshid Al Qusayr, Lebanon Selatan, Rabu (31/8).

"Memang tidak ada jalan yang mudah menggapai keberhasilan dan nama besar. Semua selalu berawal dengan menemui kesulitan, rintangan, hambatan dan tantangan. Karenanya, saya memberikan apresiasi kepada kinerja dan profesionalitas prajurit Satgas Konga TNI Unifil selama bulan-bulan pertama penugasan," tegas Panglima TNI.


Setelah delapan bulan bertugas menjaga perdamaian di Lebanon dengan hasil membanggakan, PBB akhirnya memberi penghargaan kepada seluruh personel kontingen Garuda dengan menganugerahkan UN Peacekeeping Medal.

Penganugerahan ini dikemas dalam sebuah acara yang dikenal dengan sebutan Medal Parade”. Medal Parade adalah suatu upacara militer dalam bentuk parade yang diselenggarakan dalam rangka memberikan penghargaan kepada seseorang/kelompok karena jasa serta pengabdiannya kepada lembaga atau badan yang berwenang memberi penghargaan tersebut.

Untuk Unifil (United Nations Interim Force in Lebanon), Medal Parade ini diselenggarakan untuk memberikan penghargaan kepada setiap prajurit TNI yang telah melaksanakan tugas dengan baik dan berpartisipasi dalam menjaga perdamaian di Lebanon.

Michael Beary dalam sambutannya mengatakan kontingen Indonesia telah bersama dengan Unifil sejak tahun 2006, prestasi dan kontribusi Kontingen Indonesia yang sukses telah di akui dan dirasakan oleh pemerintah Lebanon dan PBB. Dalam pengakuan itu, PBB telah memutuskan peningkatan pasukan Indonesia di Area Operation (AO) sejak 2008. Beary menyebutkan, saat ini ada 1.296 personel TNI yang menjabat sebagai bagian dari Unifil untuk pemeliharaan perdamaian dan harmoni di Lebanon

"Para prajurit dari kontingen Indonesia telah menunjukan tekad dalam melaksanakan Resolusi Dewan Keamanan PBB 1701 dan Kontingen Indonesia selalu diterima dengan baik oleh masyarakat setempat di wilayah tanggung jawabnya. Mereka mempunyai hubungan yang baik dengan orang orang Lebanon melalui berbagai kegiatan CIMIC," ujar Mayor Jenderal Michael Beary.

Acara Medal Parade ditutup dengan Defile Pasukan serta atraksi prajurit  menampilkan beberapa tarian Nusantara dan keterampilan bela diri yang mendapat sambutan luar biasa dari seluruh tamu yang hadir.[wid]

Populer

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Strategi Perang Laut Iran Miliki Relevansi dengan Indonesia

Minggu, 19 April 2026 | 05:59

Inflasi Pengamat dan Ilusi Kepakaran di Era Digital

Minggu, 19 April 2026 | 05:45

Relawan MBG Kini Wajib Didaftarkan BPJS Ketenagakerjaan

Minggu, 19 April 2026 | 05:23

PB HMI Ajak Publik Pakai Rasionalitas Hadapi Polemik JK

Minggu, 19 April 2026 | 04:55

Perlawanan Iran: Prospek Tatanan Dunia Baru

Minggu, 19 April 2026 | 04:35

PDIP Setuju Parpol Wajib Lapor soal Pendidikan Politik Pakai Uang Negara

Minggu, 19 April 2026 | 04:15

JK: Rismon Mau Ketemu Saya dengan Tujuh Orang, Saya Tolak!

Minggu, 19 April 2026 | 03:53

Komnas HAM Desak Panglima TNI Evaluasi Operasi Militer di Papua

Minggu, 19 April 2026 | 03:30

Belajar dari Era Jokowi, PDIP Ingatkan Partai Koalisi Pemerintah Jangan Antikritik

Minggu, 19 April 2026 | 03:14

Indonesia Harus Belajar Filsafat dan Strategi dari Perang Laut Iran 2026

Minggu, 19 April 2026 | 02:55

Selengkapnya