Berita

Pertahanan

200 Prajurit TNI Konga XXXVII-C/Minusca Tiba di Afrika

JUMAT, 02 SEPTEMBER 2016 | 09:50 WIB | LAPORAN:

Sebanyak 200 prajurit TNI yang tergabung dalam Satuan Tugas Kompi Zeni (Satgas Kizi) TNI Konga XXXVII-C/Minusca (Multi-Dimensional Integrated Stabilization Mission in Central African Republic) telah tiba di Central Afrika Republik, kemarin (Kamis, 1/9).
 
Sebelum tiba di Bandara Internasional Bangui, dalam perjalanannya menuju Central Africa Republik, para personel Satgas Kizi TNI Konga XXXVII-C/Minusca terlebih dahulu melakukan transit di Bandara Internasional Bombai India dan Bandara Internasional Adaba Ethopia.
 
Komandan Satgas Kizi Mayor Czi Widya Wijanarko dalam pengarahannya menyatakan bahwasanya tantangan kedepan masih banyak untuk Kontingen Garuda.


"Kepada seluruh personel Satgas agar segera mungkin menyesuaikan diri dengan tugas dan tanggung jawab masing-masing, sehingga tidak ada stagnasi kevakuman kegiatan setelah Purnatugas Satgas Kizi TNI Konga XXXVII-B kepada Konga XXXVII-C," ucapnya sebagaimana rilis dari Puspen TNI yang diterima redaksi pagi ini (Jumat, 2/9).
 
"Setiap personel harus melakukan secara cermat dan detail, termasuk hal-hal yang menyangkut masalah teknis dilapangan, baik dari unsur Staf Komando Kompi, Tim Kesehatan, Pleton Markas, Pleton Bantuan, maupun Pleton Alat Berat,” tegas Mayor Czi Widya Wijanarko di akhir pengarahannya.
 
Satgas Kizi TNI Konga XXXVII-C/Minusca yang beranggotakan 200 prajurit TNI dari ketiga angkatan (TNI AD 178 personel, TNI AL 18 personel dan TNI AU 4 personel) akan bertugas sebagai pasukan pemeliharaan perdamaian PBB selama satu tahun di Central Afrika Republik.[wid]  

Populer

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Strategi Perang Laut Iran Miliki Relevansi dengan Indonesia

Minggu, 19 April 2026 | 05:59

Inflasi Pengamat dan Ilusi Kepakaran di Era Digital

Minggu, 19 April 2026 | 05:45

Relawan MBG Kini Wajib Didaftarkan BPJS Ketenagakerjaan

Minggu, 19 April 2026 | 05:23

PB HMI Ajak Publik Pakai Rasionalitas Hadapi Polemik JK

Minggu, 19 April 2026 | 04:55

Perlawanan Iran: Prospek Tatanan Dunia Baru

Minggu, 19 April 2026 | 04:35

PDIP Setuju Parpol Wajib Lapor soal Pendidikan Politik Pakai Uang Negara

Minggu, 19 April 2026 | 04:15

JK: Rismon Mau Ketemu Saya dengan Tujuh Orang, Saya Tolak!

Minggu, 19 April 2026 | 03:53

Komnas HAM Desak Panglima TNI Evaluasi Operasi Militer di Papua

Minggu, 19 April 2026 | 03:30

Belajar dari Era Jokowi, PDIP Ingatkan Partai Koalisi Pemerintah Jangan Antikritik

Minggu, 19 April 2026 | 03:14

Indonesia Harus Belajar Filsafat dan Strategi dari Perang Laut Iran 2026

Minggu, 19 April 2026 | 02:55

Selengkapnya