Berita

Sarifuddin Sudding/Net

Pertahanan

Masih Ada Ego Sektoral, Akhirnya Bom Masuk Rumah Ibadah

SENIN, 29 AGUSTUS 2016 | 12:19 WIB | LAPORAN:

Percobaan bom bunuh diri di Gereja Katolik Stasi Santo Yoseph di Medan dan beberapa aksi teror lainnya belum lama ini merupakan bukti nyata bahwa program deradikalisasi belum efektif.

"Saya kira ini perlu menjadi perhatian semua kementerian dan lembaga agar dapat melaksanakan program-program yang dapat meminimalisir kesenjangan antar masyarakat sehingga hal-hal seperti ini tidak terjadi lagi," ujar anggota Komisi III DPR, Sarifuddin Sudding, ketika ditemui di Gedung Nusantara II, Senayan, Jakarta, Senin (29/8).

Dilanjutkannya, teror seperti di Medan kemarin sebetulnya mudah diantisipasi pihak intelijen secara dini. Karenanya dia menilai Badan Intelijen Negara (BIN) lagi-lagi "kecolongan".


"Apalagi, masuk dalam rumah ibadah dan ini salah satu kelemahan," ujarnya.

Dia juga mengatakan, tindak pidana terorisme bisa menjamur karena ada ego sektoral beberapa instansi terkait keamanan.

Politikus Partai Hanura ini mengatakan, kerjasama lintas sektoral akan jadi salah satu fokus pembahasan dalam revisi UU 15/2003 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme. DPR berupaya akan ada perbaikan.

"Ancaman aksi teror harus ditangani secara masif oleh lintas kementerian. Makanya dalam revisi UU terorisme ini sedapat mungkin tidak mengedepankan ego sektoral tetapi kita melihat menyangkut keutuhan kedaulatan bangsa," jelasnya. [ald]

Populer

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Strategi Perang Laut Iran Miliki Relevansi dengan Indonesia

Minggu, 19 April 2026 | 05:59

Inflasi Pengamat dan Ilusi Kepakaran di Era Digital

Minggu, 19 April 2026 | 05:45

Relawan MBG Kini Wajib Didaftarkan BPJS Ketenagakerjaan

Minggu, 19 April 2026 | 05:23

PB HMI Ajak Publik Pakai Rasionalitas Hadapi Polemik JK

Minggu, 19 April 2026 | 04:55

Perlawanan Iran: Prospek Tatanan Dunia Baru

Minggu, 19 April 2026 | 04:35

PDIP Setuju Parpol Wajib Lapor soal Pendidikan Politik Pakai Uang Negara

Minggu, 19 April 2026 | 04:15

JK: Rismon Mau Ketemu Saya dengan Tujuh Orang, Saya Tolak!

Minggu, 19 April 2026 | 03:53

Komnas HAM Desak Panglima TNI Evaluasi Operasi Militer di Papua

Minggu, 19 April 2026 | 03:30

Belajar dari Era Jokowi, PDIP Ingatkan Partai Koalisi Pemerintah Jangan Antikritik

Minggu, 19 April 2026 | 03:14

Indonesia Harus Belajar Filsafat dan Strategi dari Perang Laut Iran 2026

Minggu, 19 April 2026 | 02:55

Selengkapnya